Rainbow Gathering Indonesia: merayakan perdamaian dan kebebasan dalam harmoni

22-09-2016 03:09:26 By Yehezkiel Sihombing
img

Hippie, suatu subkultur dengan rekam sejarah panjang. Yang pada periode 1960an di Amerika serikat menjadi predikat bagi sekelompok insan yang anti kemapanan dan mencoba untuk hidup berdekatan dengan alam secara langsung. Keterpisahannya dengan sistem sosial yang umum pada saat itu berlandaskan penyebaran pesan damai, tepatnya paska perang Vietnam. Beberapa hal dari ideologi serta gaya hidup mereka masih diterapkan oleh beberapa kalangan di seluruh dunia sampai hari ini. Mulai dari kepeduliannya terhadap alam dan perdamaian, gaya berpakaian, hingga kegiatan-kegiatan yang dianggap tabu bagi masyarakat umum. Salah satu bentuk adopsi budaya hippie yang paling besar di dunia ada pada momentum Rainbow Gathering, sebuah perkumpulan tahunan bagi masyarakat dunia yang memiliki kesamaan ideologi, yakni terhadap kedamaian serta kebebasan. Perlu dicatat bahwa Rainbow Gathering bukanlah merupakan sebuah komunitas, meningat pertemuan tahunan yang diadakan di berbagai Negara ini bersifat lunak. Tanpa struktur organisasi, bahkan tidak memiliki keanggotaan tetap. Partisipan yang biasa disebut dengan ‘Rainbow Family’ mengikuti aktifitas Rainbow Gathering dengan hanya bermodalkan kesamaan minat, serta persetujuan akali. Meski berasal dari dunia bagian barat, tradisi Rainbow Gathering juga diadakan di Negara-negara timur, salah satunya Indonesia. Dan kali ini JakartaVenue berhasil untuk bertemu dan berbincang-bincang secara santai dengan beberapa partisipan Rainbow Gathering Indonesia. Lima orang partisipan RGI yang ingin dirahasiakan namanya sudah berkumpul di Taman Honda, Tebet, Jakarta ketika ditemui oleh tim JakartaVenue. Kami memilih area penuh rumput yang lapang di bawah pohon besar. Setelah seorang diantaranya menyalakan dupa wewangian, perbincanganpun dimulai.

Bisa ceritakan mengenai sejarah Rainbow Gathering?

Ada beberapa versi soal cerita sejarah Rainbow Gathering. Salah satunya adalah bahwa Rainbow Gathering diadakan setelah festival Woodstock pertama di New York tahun 1969. Di mana pada saat itu audiens Woodstock merasa belum puas kalau hanya menyaksikan festival musik, akhirnya mereka melanjutkannya dengan berkemah. Ada juga yang mengatakan rainbow gathering lahir bersamaan dengan Greenpeace, tepatnya saat percobaan nuklir pertama di tahun 1971.

Lalu bagaimana dengan Rainbow Gathering Indonesia? Kapan pertama kali aktifitas ini diadakan?

Di Indonesia sendiri Rainbow Gathering pertama diadakan di Bumi Perkemahan Ranca Upas, di dekat Bandung pada tahun 2011. Waktu itu kita juga bekerjasama dengan Greenpeace, yang mana punya kesamaan pandangan dengan latar belakang Rainbow Gathering

Apa benar Rainbow Gathering bukan sebuah komunitas? Lalu bagaimana terbentuknya gelaran tersebut?

Kurang lebih awalnya kita hanya orang-orang yang sama-sama tertarik dengan alam. Kita kumpul bersama, membuat tenda, lalu hidup berdampingan dengan alam secara langsung. Nah, pada Rainbow Gathering di tahun selanjutnya kita masing-masing mulai membawa teman-teman untuk bergabung juga.

Jika hanya mengenai keingingan untuk berdekatan dengan alam, lalu apa yang membedakan kalian dengan traveler?

Wah, banyak banget. Terutama kalau bicara mengenai aktifitas selama di camp, di mana kita selalu coba mengkaryakan banyak hal untuk benar-benar bertahan hidup di alam. Kita bahkan coba membangun dapur kita sendiri. Karena Rinbow Gathering itu durasinya panjang. Bisa satu minggu, bahkan ada yang bertahan sampai berbulan-bulan. Selain itu, kita biasanya juga mengadakan berbagai workshop. Yang mana workshop dalam Rainbow Gathering bersifat sukarela, untuk sharing hal-hal menarik ke sesama peserta. Jenis Workshop juga tidak dibatasi, tergantung dengan individu-individu. Bisa berupa kriya, seni musik, sampai tentang bercocok tanam. Bahkan kita pernah kedatangan seorang peserta dari Polandia yang saat itu sharing banyak hal mengenai astronomi.

Apakah aktifitas kalian ini merupakan adaptasi dari kebudayaan atau kultur tertentu?

Nggak ada yang secara spesifik kita angkat sih. Justru kita disebut rainbow karena kita sadar bahwa setiap individu yang berpartisipasi di sini berasal dari kultur dan budaya yang berbeda-beda. Dan di sini justru kita coba berbagi perbedaan kita masing-masing, untuk selanjutnya membentuk kesepakatan bersama tentang hal-hal yang baik. Seperti nggak buah sampah sembarangan contohnya. Intinya kita di sini merayakan kebebasan dari sistem dan paradigma sosial, dan coba kembali kepada alam.

Bagaimana dengan kultur hippie? Bisakah kalian dibilang mengadopsi budaya mereka?

Wah, kita juga nggak bisa dibilang seperti hippie sih. Kita justru lebih luas dan terbuka dari itu. Yang berpartisipasi tidak harus mereka yang punya visi sama. Bahkan ada anak street punk juga yang pernah ikut gathering. Dan biasanya ada warga lokal yang juga ikutan dengan kita. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=yE8wir8BhWI[/embed]

Apa di kehidupan sehari-hari kalian juga mengenakan gaya hidup yang sama saat sedang gathering?

Pastinya begitu. Kita coba untuk paling tidak tetap nggak mau buang sampah sembarangan, dan mengenakan sudut pandang pemikiran yang kita pakai pada saat gathering.

Apakah ada hal-hal tertentu yang tidak bisa diaplikasikan di kehidupan sehari-hari kalian?

Nah, itu juga ada. Kita nggak mungkin ga pakai alat elektronik seperti saat lagi gathering. Selain itu, konsumsi marijuana kali ya, karena itu sebenarnya benang merah kita juga.

Oh ya? Selekat itu kah Rainbow Gathering dengan marijuana?

Iya, kami percaya situasi yang didapat ketika seorang sedang under substance adalah suatu hal yang seharusnya bisa dirasakan oleh semua manusia. Semua pasti sepakat kalau kondisi yang entah apapun itu namanya, ketika sedang under substance akan membuat penggunanya bahagia. Bahagia kan tidak salah, yang membuatnya jadi terlihat salah adalah karena larangan dari hukum.

Lalu bagaimana cara kalian menghadapi paradigma sosial yang bersifat kontra dengan pemikiran kalian?

Tergantung bagaimana bentuk kontranya. Sekarang kita balik bertanya, untuk apa orang-orang beli begitu banyak mobil ketika sudah tau itu hanya akan menambah polusi dan macet? pasti untuk kemudahan mereka kan? Kalau kita secara jelas tidak merugikan siapa-siapa. Justru di tangan kita marijuana jadi banyak manfaatnya. Kita bisa karyakan jadi berbagai bentuk barang untuk menghidupi kita juga.

Selain kebebasan dan keharmonisan dengan alam, Rainbow Gathering juga punya citra kuat sebagai perayaan perdamaian. Bagaimana bentuk kongkritnya?

Mungkin salah satu bentuknya adalah sampai saat ini kita panggil satu sama lain dengan aku-kamu. Kita juga sering berpelukan, mengutarakan rasa cinta ke satu sama lain, serta mengucapkan 'I love you'. Ya intinya hal-hal mesra yang mungkin sudah nggak banyak dilakukan orang jaman sekarang. Dan kita percaya hal-hal kecil seperti itu sekalipun bisa menghadirkan damai.

Secara keseluruhan, apa hal terpenting yang kalian dapat dari Rainbow Gathering?

Keluarga. Kami semua bisa saja baru ketemu untuk pertama kalinya di sana. Tapi kami pulang sebagai keluarga.