PASAR NGAMPART Vol. 2 : Seniman Bekasi Berniaga

20-09-2016 08:09:11 By Rasyid Hadi
img

Bekasi kembali mengadakan kegiatan kreatif bertema kesenian. Acara yang berlangsung kemarin, Minggu, 18 September 2016 di FIT&FOOD Kantin, diadakan oleh Kedubes Bekasi. “Kedubes Bekasi bukanlah kantor perwakilan diplomatik suatu negara, tetapi nama tempat berkumpulnya beberapa komunitas anak muda pencinta seni dan budaya di Bekasi”, jelas Ketua Kedubes Bekasi, Fithor. Kali ini Kedutaan Besar Bekasi mengadakan Pasar Ngampart yang kedua. “Pasar Ngampart itu konsepnya adalah sebuah pasar ekonomi kreatif yang membuka celah ruang bagi para seniman yang punya karya sendiri, untuk menjual produknya, karena tidak kalah dengan produk-produk konvensional lain.” lanjut Fithor. Ada tujuh tenant yang turut serta meramaikan Pasar Ngampart kali ini, diantaranya Bengkel Tubot yang menyediakan kreatifitas dari tutup botol, design grafis, kolase, pembuatan sketsa wajah, buku, dan lainnya. [caption id="attachment_14829" align="aligncenter" width="1500"]dscf1877 salah satu booth Bengkel Tubot yang menyediakan kreatifitas dari tutup botol.[/caption] Selain menyediakan lapak untuk para seniman, Pasar ngampart vol.2 kali ini mengadakan beberapa kegiatan seru seperti Peresmian Ruang Kedubes, ArtRace4Everyone, Live Painting, Buku Ditukar Sketsa, Kenduri Membaca, dan launching Komik Konko Vol. 4. [caption id="attachment_14833" align="aligncenter" width="1500"]dscf1945 Sambutan dari Fithor selaku ketua Kedutaan Besar Bekasi[/caption] Sebenarnya Kedutaan Besar bekasi sudah diresmikan dan disahkan oleh Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu pada 1 November 2015 lalu. Kali ini hanya peresmian ruang Kedubes Bekasi saja. Kedubes Bekasi bermarkas di Jalan Raya Jatikramat Nomor 2A, Kecamatan Jatiasih, Bekasi. Ruang Kedubes Bekasi berdiri di lahan seluas 1.000 meter persegi milik Fithor. Awalnya, bangunan itu disewa oleh penjual mi ayam. Namun, pada pertengahan tahun, penjual mi ayam menutup kiosnya. Kemudian, tempat itu diubah menjadi Kedubes Bekasi yang dikelilingi gerobak makanan, seperti gado-gado, bakso, nasi goreng, dan es krim. “Kedutaan Besar Bekasi merasa perlu untuk meresmikan ruang yang representatif. Dapat digunakan untuk bermacam kegiatan kreatif, workshop, kolaborasi, dan banyak lagi”, Pungkas Fithor. dscf2028 Selain peresmian ruang Kedubes, ada Beng Rahadian, salah satu anggota Kombek (Komunitas Komik Bekasi) yang meluncurkan komik terbarunya yang berjudul “Mencari Kopi Aceh”. Komik ini adalah hasil dari cerita pengembaraan Beng Rahadian selama di Tanah Serambi Mekkah. [caption id="attachment_14832" align="aligncenter" width="1500"]dscf1956 Keseruan Acara ArtRace4Everyone[/caption] Kemudian ada juga kegiatan ArtRace4Everyone. Acara ini menawarkan kegiatan di luar ruangan, ada 4 pos yang dapat dijelajahi, yaitu Mewarnai, Engklek, Memecahkan Balon dan Mencari Gambar. ArtRace4Everyone bertujuan untuk mengingatkan kembali asiknya berkegiatan outdoor yang sekarang ini dinilai kian langka bagi anak dan keluarga. [caption id="attachment_14823" align="aligncenter" width="1500"]dscf1887 Hasil karya dari Kersen Craft yang berafiliasi dengan Komunitas Semilir (Seni Milik Rakyat)[/caption] Lalu ada Kersen Craft yang berafiliasi dengan Komunitas Semilir (Seni Milik Rakyat) yang memamerkan kemampuan mereka dalam mengolah visual selama Pasar Ngampart berlangsung. Selain acara acara diatas, ada kegiatan Kenduri Membaca. Kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan kembali jiwa keberanian untuk ber-stand up dan speak up di depan umum secara lantang. Uniknya, kamu dapat bebas membaca apapun diatas podium. [caption id="attachment_14825" align="aligncenter" width="1500"]dscf1907 Hasil sketsa wajah setelah menyumbangkan buku kepada Lemari Buku Buku[/caption] Luar biasanya, pada Pasar Ngampart vol.2 kali ini tidak hanya memunculkan lapak barang-barang seni asal Bekasi dan sekitarnya, tetapi juga ada kegiatan amal yang bertajuk ‘Buku Ditukar Sketsa’. Pengunjung dapat membawa buku untuk disumbangkan melaui Lemari Buku Buku. Lemari Buku Buku sendiri telah mengirim buku ke berbagai tempat yang membutuhkan hingga ke pelosok Indonesia. Spesialnya lagi, dengan menyumbangkan buku, kamu akan mendapatkan sketsa wajahmu.