Kolaborasi Pegiat Kreatif dengan Popcon Asia 2016

17-08-2016 04:08:26 By Marcha Nurliana
img

Salah satu upaya untuk mengembangkan industri kreatif Indonesia adalah dengan menyediakan wadah berekspresi serta wadah pasar untuk produk industri kreatif itu sendiri. Upaya tersebut direalisasikan dengan diadakannya Popular Culture Convention Asia (Popcon Asia) yang baru saja berlangsung dari Jumat (12/7) hingga Minggu (14/7) di JCC Senayan, Jakarta Selatan. Acara yang bertema Pop Revolution dan berlangsung selama tiga hari ini dipadati sebanyak total 38.000 pengunjung dengan 225 booth dari pelaku usaha industri kreatif tanah air. Dengan catatan total transaksi sebanyak 27 miliar, ini membuktikan bahwa Popcon Asia 2016 berhasil mencapai tujuannya yaitu untuk memajukan industri kreatif di Indonesia. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, industri kreatif yang digaet Popcon Asia kali ini sebagian besar berasal dari industri perfilman, animasi, komik, dan mainan. Sehingga tidak heran jika jajaran nama seniman juga turut hadir memeriahkan Popcon Asia 2016. Nama-nama tersebut antara lain Ross Tran (Amerika Serikat), Stanley Lau (Singapura), Lius Lasahido (Indonesia), Russel Carpenter (Amerika Serikat), Park Taejoon (Korea Selatan), Artime Joe (Korea), Dhado Wacky (Indonesia), Bryan Lie (Glitch Network), Sweta Kartika (comic artist & illustrator), Garrie Gastony (Indonesia), Emte (Indonesia), Dennis Adishwara (Layaria Network), Vidi Aldiano (Indonesia), Mayumi Haryato (Indonesia), Peter van Dongen, Faza Meonk, Evi Shelvia, Atreyu Moniaga, Eric Noah, Alti Firmansyah, Jessica Cholinne, C.Suryo Laksono, Dini Marlina, Jhosephine Tanuwidjaja, Donna Conrad (Amerika),  Paulus Hyu, dan lainnya. Tidak hanya menghadirkan tokoh-tokoh industri kreatif, Popcon Asia juga membuat para pegiat industri kreatif tanah air bisa berkolaborasi dengan organisasi lain untuk memajukan produk-produknya. Vidi Aldiano, misalnya, musisi sekaligus creativepreneur tersebut berkolaborasi dengan Kreavi serta 31 ilustrator dari seluruh Indonesia untuk pembuatan artbook Persona. Menurut Johanna Kusnadi selaku Community Leader dari Kreavi, dunia kreatif harus diwarnai dengan kolaborasi seperti yang dilakukan Vidi Aldiano. Hal ini juga selaras dengan diadakanya Popcon Asia 2016 agar para pelaku industri kreatif tidak hanya bisa memproduksi karya seni, tapi juga berkolaborasi dengan pegiat kreatif lainnya. Kehadiran Popcon Asia tahun ini diharapkan dapat merevolusi industri kreatif Indonesia ke arah yang lebih baik, mengingat industri kreatif merupakan salah satu factor pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup signifikan.