Popcon Asia 2016: Pop Revolution Segera Digelar

21-07-2016 06:07:09 By Marcha Nurliana
img

Sebuah festival yang digagas oleh Revata Cipta Kreasi untuk mengembangkan industri kreatif di tanah air kembali digelar. Popular Culture Convention Asia (Popcon Asia) yang kelima akan diadakan pada 12 – 14 Agustus 2016 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan. Kali ini, Popcon Asia 2016 akan mengusung tema Pop Revolution yang akan direalisasikan dengan membawa semangat revolusi kultur pop kepada para pengunjung. Melalui acara ini, nantinya pengunjung akan menikmati konten-konten terkait industri kreatif, terutama komik, mainan, film, dan animasi. Tetapi, tingginya potensi industri kreatif di Indonesia sayangnya tidak dibarengi dengan tingginya kesadaran akan hak kekayaan intelektual. “Tingginya potensi industri kreatif Indonesia membuat kita memerlukan suatu wadah untuk berjejaring, berbagi, berkolaborasi, dan meningkatkan kemampuan bagi para kreator. Pada penyelenggaraan Popcon Asia 2016, pengetahuan tentang hak atas kekayaan intelektual menjadi point utama yang kami usung. Kami berharap, para content creator bisa kian menyadari hak-hak mereka atas kekayaan intelektual,” kata Grace Kusnadi selaku CEO Revata dan penggagas Popcon Asia.

Kolaborasi

Popcon Asia 2016 juga digelar untuk memajukan kolaborasi antara pelaku industri kreatif lokal dan mancanegara. Kolaborasi yang dimaksud tidak hanya dalam pembuatan konten karya, melainkan juga termasuk pemasaran dan meningkatkan nilai komersial dari konten tersebut. Dengan tujuan tersebut, Popcon Asia 2016 juga mencoba untuk bekerjasama dengan beberapa pusat kebudayaan asing seperti Korean Cultural Center Indoensia yang akan membawa Street Art Collaboration Project. Project tersebut merupakan hasil kolaborasi Artime Joe dan Dhado Wacky. Selain itu, Popcon Asia 2016 juga akan mengundang Park Taejoon yang merupakan Webtoon Comic artist dan penyanyi. Selain melakukan kolaborasi dengan pusat kebudayaan Korea, Popcon Asia 2016 juga akan melakukan dengan pusat kebudayaan Perancis yaitu Institut Français d'Indonésie (IFI). IFI akan membawa Normaal Studio yang memproduksi series peanut dan berbagai series pemenang award di Annecy Festival. IFI juga akan membawa NewSide Studio bersama Director Chelebourg yang akan mempresentasikan sebuah demo dari karya Virtual  Realitynya Serta Nicolas Fiinet, Angoulême Festival yang akan kembali datang ke Popcon Asia untuk kedua kalinya. Popcon Asia 2016 juga akan mendatangkan delapan game developer yang juga bertujuan untuk mengapresiasi potensi industri kreatid Indonesia. Ada sebanyak seratus creator yang sudah dipilih untuk tampil di Popcon Asia 2016. Exhibition akan menjadi serangkaian acara talks yang mengundang berbagai pelaku industri seperti brand, agency, akademisi, dan juga komunitas.