The Legend of Tarzan: Petualangan Raja Hutan yang menegangkan

04-07-2016 10:07:28 By Yehezkiel Sihombing
img

Legenda raja hutan telah kembali. Tarzan, karakter fiksi kreasi Edgar Rice Burroughs yang pertama kali muncul di tahun 1912 itu beraksi lagi. Hadir sebagai bagian dari deretan film musim panas tahun ini, kisah klasik yang telah diadaptasi ke dalam berbagai medium itu kali ini diberi judul “The Legend of Tarzan”. Tanggung jawab berat dipegang David Yates, yang sebelumnya telah menyutradarai 4 episode film franchise “Harry Potter”. Karena besar kemungkinan pertanyaan yang pertama muncul di benak khalayak adalah “apa yang berbeda dengan versi yang satu ini?” Kisah Tarzan yang satu ini akan lebih gelap. Itu mungkin citra “The Legend of Tarzan” yang terpancar dari trailernya. Hutan tropis Kongo, pertarungan antar spesies, dan baku tembak yang menegangkan. Semuanya ditampilkan dalam frame yang dingin dan memacu rasa penasaran. Benar saja, “The Legend of Tarzan” mungkin menjadi adaptasi yang paling tidak pop. Salah satu buktinya adalah ceritanya yang justru dimulai dari masa setelah kembalinya John Clayton III (Alexander Skarsgard) ke London. Setelah tumbuh kembangnya sedari lahir sebagai Tarzan, John kini duduk sebagai bangsawan. Mengingat Orangtuanya adalah bangsawan Inggris. King Leopold yang kala itu memerintah Polandia mengundang John untuk ikut dalam ekspedisi ke Kongo. John yang awalnya menolak akhirnya ikut setelah dibujuk oleh George Washington (Samuel L. Jackson). Bukan tanpa alasan, keterlibatan John terjadi karena George mengungkapkan rencana jahat King Leopold untuk menguasai Kongo. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=v5r6FrEgg5M[/embed] Sisi politik dan kolonial sangat kental dalam kisah Tarzan versi yang satu ini. Namun bukan berarti memudarkan romantisme Tarzan dan Jane (Margot Robbie). Dalam porsi drama yang pas, sutradara David Yates tetap berhasil menghadirkan kisah percintaan mereka dalam adegan-adegan yang layak untuk dinikmati. Permainan peran terbaik dipegang oleh Christoph Waltz yang memerankan Leon Rom, orang utusan King Leopold dalam misi penguasaan Kongo. Selain itu, dialog yang kuat juga menjadi bagian yang pantas untuk disimak dalam “The Legend of Tarzan”.