Menjadi Smart Spender Saat Mid Year Sale

04-07-2016 08:07:44 By Marcha Nurliana
img

Pertengahan tahun dan libur hari raya merupakan kabar baik bagi sebagian warga ibu kota. Pasalnya, libur hari raya identik dengan pendapatan Tunjangan Hari Raya (THR) serta tersedianya waktu luang yang panjang dan tidak bisa didapatkan pada hari-hari kerja. Sementara, pertengahan tahun juga memiliki sesuatu yang spesial, yaitu potongan harga besar-besaran tengah tahun alias mid year sale pada berbagai pertokoan di pusat-pusat perbelanjaan. Bagi para pecinta belanja, fenomena ini tentu saja merupakan hal yang membahagiakan. Tapi, terkadang para pecinta belanja akan tergiur terhadap potongan harga yang ditawarkan berbagai toko sehingga pada akhirnya dirinya tidak bijak dalam menghabiskan uang. Nah, bagaimana cara untuk menyiasati pengeluaran di tengah-tengah fenomena mid year sale yang menggiurkan?

Beli yang Dibutuhkan

Kesalahan terbesar para pecinta belanja, terutama wanita adalah menghabiskan uangnya untuk membeli barang-barang yang diinginkan. Padahal, barang yang dibeli belum tentu dibutuhkan secara mendesak. Terlalu sering membeli barang yang tidak dibutuhkan hanya akan berujung pada penyesalan dan tidak tersedianya dana ketika akan membeli barang yang benar-benar dibutuhkan. Luangkan sedikit waktumu untuk mencatat barang-barang yang kamu butuhkan. Setelah barang yang kamu butuhkan sudah dicatat dan terbeli, baru izinkan dirimu untuk membeli barang yang kamu inginkan. Selain akan menyesal, kamu juga bisa kehabisan cadangan uang jika sewaktu-waktu ada keperluan mendesak yang lebih penting dan lebih dibutuhkan. Yuk, biasakan dirimu untuk menjadi smart spender!

Siasati Pembelian

Setelah menahan diri untuk membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan, langkah lain yang harus diperhatikan adalah menyiasati barang-barang yang akan dibeli. Beli barang yang memang sesuai dengan harganya. Misalnya, akan lebih bijak jika kamu membeli sepatu seharga Rp450.000 yang sale dari Rp900.000 dibandingkan membeli sebuah kaos yang sale dari harga Rp500.000 menjadi Rp200.000. Masih banyak toko lain yang  menjual kaos dengan harga lebih murah, tetapi sepatu yang nyaman tidak bisa didapatkan di semua toko sepatu. Selain itu, perhatikan juga persentase diskon dan harga barang setelah harga diskon yang ditawarkan. Terkadang, ada beberapa toko yang sengaja menaikkan harga barang dan kemudian melakukan potongan harga secara besar-besaran untuk menggiurkan para calon pembelinya.

Perhatikan Kondisi Barang

Seringkali kita melihat barang-barang sale yang dijual memiliki cacat, seperti adanya noda dan jahitan yang tidak rapi. Jika kecacatan hanya terdapat pada jahitannya yang sedikit terlepas, kamu mungkin bisa menimbang-nimbang untuk membeli barang tersebut, dengan catatan kamu akan mereparasinya sesaat setelah membeli barang itu. Sebaliknya, jangan pernah membeli barang dengan cacat permanen seperti terdapat noda atau adanya oramen yang rusak parah. Beberapa toko memanfaatkan musim sale untuk menghabiskan barang-barang di gudang mereka, termasuk barang yang sudah rusak. Jadi, jangan korbankan dirimu untuk membeli barang yang sudah cacat dan tidak layak dipakai walau harganya sangat murah. Masih banyak barang-barang preloved yang memiliki kondisi baik dan dijual dengan harga terjangkau.

Tunggu Sedikit Lebih Lama

Mid year sale maupun end year sale biasanya akan terjadi secara bertahap. Biasanya jika sebuah toko baru saja memulai sale, di penghujung masa sale toko tersebut akan kembali memotong harga barang-barang yang dijual. Jika kamu merupakan orang yang sangat hemat, tidak ada salahnya untuk menunggu beberapa minggu sampai toko tersebut melakukan sale besar-besaran alias clearance sale yang biasanya terjadi pada bulan Agustus. JakartaVenue juga memiliki tips-tips untuk mengelola keuangan dalam bentuk infographic yang bisa kamu lihat di sini.
It's not your salary that makes you rich, it's your spending habits" - Charles A. Jaffe