Kuliner Khas Jakarta yang Mulai Menghilang

23-06-2016 03:06:40 By Rasyid Hadi
img

Hari ini, tepatnya 22 Juni Jakarta merayakan ulang tahun yang ke-489. Sebagai ibu kota yang metropolis, Jakarta berkembang dengan gaya hidup dan kebudayaan yang metropolis. Sehingga semakin berambah umur kota ini, semakin banyak juga aspek-aspek orisinil bawaan dari tanah Jakarta yang mulai langka. Betawi yang merupakan suku asli dari kota Jakarta semakin banyak mengalami kepudaran orisinalitas budaya, adat, hingga kuliner asli Betawi. Padahal di satu sisi, kuliner di Jakarta sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat. Apa saja kuliner-kuliner asli Betawi yang sudah mulai memudar tersebut? Berikut adalah macam kuliner asli Jakarta yang mulai hilang termakan zaman:

Gabus Pucung

Kuliner khas Betawi yang satu ini mungkin lumayan asing di telinga kamu. Bahan Utama dari Gabus Pucung adalah ikan gabus yang dipadukan dengan kuah yang hampir mirip dengan kuah rawon atau biasa juga di sebut kluwek, makanan asli jawa timur. Karena Gabus Pucung sudah sangat jarang di jual, kamu hanya bisa menemukannya di tempat makan khas Betawi, seperti di Warung Makan Betawi Tamit Riman. Lokasi persisnya ada di Jalan Bina Asih 2, Jatiasih, Komsen, Bekasi. Selain disana, kamu juga dapat membelinya di warung makan Udin Kombo yang terletak di daerah Bogor Sero Tarumajaya, Bekasi Utara. Miris bukan, makanan khas Betawi yang asli dari tanah Jakarta hanya bisa ditemukan di pinggiran kota Jakarta seperti di Bekasi. Tapi jika kamu ingin mencoba membuatnya dirumah kamu hanya tinggal mengikuti resep dari video berikut https://www.youtube.com/watch?v=RAHSDO-FY6k

Kembang Goyang

Kue khas Betawi yang satu ini di beri nama Kembang Goyang karena bentuknya yang menyerupai kelopak bunga atau kembang. Kue kering ini berbahan dasar tepung beras. Cara membuatnya adalah dengan digoyang-goyang di atas minyak panas hingga adonan terlepas dari cetakan. Karena penjual kue kering yang satu ini sudah sangat jarang, kamu bisa mencoba membuatnya di rumah. Bahan-bahannya juga cukup mudah untuk didapatkan, yaitu telur ayam, gula pasir, tepung beras yang sudah diayak, tepung sagu yang sudah diayak, santan, kelapa, wijen putih, dan minyak goreng. Penasaran ingin mencicipi kuliner asli Jakarta satu ini? Berikut tutorial pembuatan kembang goyang yang bisa kamu coba sendiri di rumah: https://www.youtube.com/watch?v=4sM2UQWzaoI

Sayur Besan

Bagi kebudayaan Betawi, sebagian besar masakan berperan penting menjadi simbol–simbol tertentu pada prosesi adat. Nama "Sayur Besan" berasal dari kegunaan sajian itu sendiri. Sayur ini merupakan menu istimewa atau menu wajib yang disajikan pada waktu orang Betawi yang akan melakukan prosesi pernikahan alias besanan. Sayur Besan dipergunakan sebagai menu hantaran sewaktu calon besan hendak melamar calon menantu. Sayur besan adalah masakan berkuah santan dengan isi terubuk, kentang, soun, petai, dan ebi atau udang kecil. Bukan Sayur Besan namanya jika disajikan tanpa terubuk. Terubuk atau bunga tebu merupakan bagian yang terdapat di dalam batang pohon tebu setelah kulit pelapis luar dikupas. Karena susahnya mendapatkan Terubuk, sayur besan pun kini ini semakin sedikit alias semakin langka. Untuk membeli sayur yang cukup langka ini, kamu bisa pergi ke Pasar Ciputat dan Pasar Parung, biasanya disana ada warung warung kecil khas Betawi yang menjual sayur besan. Tapi jika kamu ingin memasak sayur yang spesial ini, kamu bisa mengikuti tutorial video di bawah ini. [caption id="attachment_13127" align="alignnone" width="1800"]image via www.klikhotel.com Image via www.klikhotel.com[/caption]

Ketupat Babanci

Nama Ketupat Babanci atau Sayur Babanci berasal dari ketidakpastian jenis dari sayuran ini. Sajian ini bukan merupakan soto, tapi juga bukan gulai ataupun kari. Ketidakpastian tersebutlah yang membuat jenis sayur ini di sebut banci. Ada juga yang bilang kata Babanci sendiri diambil dari perpaduan kata babah dan enci, yang diyakini makanan ini dibuat oleh pasangan suami istri asal Betawi dan Tionghoa. Salah satu faktor makanan ini makin langka karena sulitnya mengumpulkan bumbu atau rempah yang menjadi bahan baku. Ketupat Babanci setidaknya mempunyai 21 jenis bahan, bumbu, dan rempah. Beberapa rempah juga bahkan sudah langka, misalnya saja kedaung, botor, tai angin, lempuyang, temu mangga, temu kunci, bangle. Related article: 9 Kuliner Legendaris Jakarta

Kue Rangi

Kue Rangi atau sering disebut sagurangi adalah salah satu kue tradisional Betawi sudah mulai jarang telihat penjualnya. Biasanya kue Rangi dijual oleh pedagang keliling dengan grobak. Komposisi kue ini terdiri dari campuran kelapa parut dan tepung sagu yang disajikan dengan saus gula merah kental. Untuk gula merah, bisa ditambahkan potongan nangka, nanas atau durian dan buah-buahan lain sesuai selera. Cetakkan kue rangi lebih mirip dengan kue pancong atau bandros tapi ukurannya lebih kecil. Kue ini rasanya gurih dan beraroma wangi karena dimasak dengan cara dipanggang menggunakan bahan bakar kayu. Untuk kamu yang ingin mencoba membuat kue rangi di rumah kamu bisa mencobanya lewat tutorial dibawah ini: https://www.youtube.com/watch?v=ko7_kITv5VI