Dahsyatnya Kolaborasi "IKJ HORE HORE HO!" dan "SOUNDSATION"

05-06-2016 11:06:56 By Rasyid Hadi
img

IKJ HORE HORE HO!” Sebuah persembahan untuk kompilasi melegenda Kampus 24 Jam Hits vol. 3 dari kampus IKJ berkolaborasi dengan GO A HEAD PEOPLE “SOUNDSATION” dari SAMPOERNA yang diselenggarakan di Pelataran Teater Besar kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, kemarin pada tanggal 3 Juni 2016. Event ini dimeriahkan musisi-musisi  seperti White Shoes and The Couples Company, The Adams, The Upstairs, Kebunku, Karon N’Roll, Indische Party, Sisitipsi, dan SK Triolekso. Dengan komposisi performance membuat warna event ini menjadi ajang nostalgia dan juga sekaligus reuni bagi kamu para pecinta pensi tahun 2005 sampai tahun 2008an di Jakarta. Seperti White Shoes and The Couples Company, The Adams, dan The Upstairs merupakan raja pensi pada waktu itu. Tidak hanya raja pensi tetapi mereka juga termasuk pentolan band yang berasal dari IKJ sendiri. Hal itu membuat rasa keakraban dengan lingkup IKJ bertambah. Selain acara live musik selama 24 jam, ada juga acara-acara lain seperti film screening, fashion show, street dance, dan pantomim. Luar biasanya acara ini gratis tetapi hanya untuk penonton yang berusia 18+. Sk Triolekso mengawali acara ini, Sisitipsi melanjutkan performance ke dua, Dilanjutkan oleh indiece Party pada pukul 7.30 malam. Sayang ketika Indische Party tampil, venue diguyur hujan. Tetapi dengan melodi rock n' roll band asal IKJ ini berhasil menjaga para penonton untuk tidak bubar. Banyak penonton yang masih menikmati alunan rock n'roll ala Indische Party sampai hujan berhenti di tengah - tengah perform mereka. Setelah Indische Party, Karon N’Roll melanjutkan hingga break yang diisi oleh perform dari stom project, grup dancer asal IKJ. [caption id="attachment_12591" align="alignnone" width="1800"]Hujan JV Hujan yang tiba tiba turun saat performance dari Indische Party[/caption] Akhirnya 3 band yang paling tim JakartaVenue tunggu tampil. Yak! The Adams mengawali intro dengan Gigih dan Pandu yang memadukan suara drum dan bass-nya berhasil menggiring seluruh crowd maju memadati bagian depan stage. “Glorious Time” menjadi pembuka pertunjukan The Adams malam itu, diteruskan dengan lagu - lagu andalan mereka yaitu “Pijakan”, “Waiting”, dan “Juwitaku”. Mereka mengajak penonton yang kian memanas dengan menyanyikan lagu “Berwisata” bersama-sama. Dilanjutkan dengan lagu “Hanya Kau” yang menyihir para penonton untuk ikut larut ke dalam penampilan mereka. Di akhir pertunjukan, mereka membawakan “Just”, “Konservatif”, dan “Halo Beni” sabagai lagu pamungkas yang berhasil menjadi penutup yang ciamik serta membuat para penonton ikut sing along sampai akhir pertunjukan. [caption id="attachment_12590" align="alignnone" width="1800"]Riot The Adams JV Meriahnya sambutan penonton untuk The Adams[/caption] Baru saja beristirahat setelah perform luar biasa The Adams, kita langsung disuguhkan oleh performance dancer dancer cantik dengan lantunan suara elektronik untuk menjadi intro dari penampilan The Upstairs. “Gadis Gangster” mengawali hebohnya penampilan mereka. Serentak penonton langsung bergairah dan berdansa resah. Disusul dengan ”Terekam (Tak Pernah Mati)”, “Digital Video Festival”, “Amatir”, dan “Dansa Akhir Pekan” makin mengiringi penonton untuk bersama - sama jatuh lebih dalam ke lautan dansa. Dengan diiringi Rebeca sebagai backing vocal, The Upstairs berhasil membius ledakan dansa para penonton untuk bernyanyi bersama dengan iringan lagu “Percakapan” yang mereka bawakan. Setelahnya, riuh penonton kembali bergejolak menyambut “Modern bob”, “Apakah Aku Berada Di Mars Ataukah Mereka Mengundang Orang Mars”, “Satelit”, “Matraman”, dan akhirnya “Disko Darurat” membuat para penonton klimaks, sekaligus menjadi penutup dari perform luar biasa dari The Upstairs. Ale (Saleh Husein) gitaris dari The Adams kembali naik ke panggung. Tetapi kali ini Ale naik untuk mengisi posisi gitaris White Shoes and The Couples Company (WSATCC). Setelah seluruh personil siap pada posisinya, Sari muncul terakhir dengan lenggak lenggok khasnya yang menjadi gong penyempurna kehadiran mereka di atas panggung. “Masa Remadja” menjadi awalan dari aksi panggung mereka, diikuti “Senja Menggila”, “Senandung Maaf” dan “Aksi Kucing”. “Kisah Dari Selatan Jakarta” tak kalah membuat penonton terbawa suasana mengikuti alunan musik mereka yang mempesona. Panggungpun memanas kembali lewat “Matahari” yang mereka bawa dengan apik, disusul lagu “Selangkah Keseberang”, dan “Lembe lembe” tak henti-henti membuat penonton ikut bernyanyi bersama. Lagu “Tam tam buku” mengakhiri penampilan mereka. WSATCC berhasil menjadi klimaks penutup yang manis serta mendinginkan suasana pertunjukan malam itu. Komposisi line up yang luar biasa, bercampur dengan aura nostalgia dan keakraban yang tercipta, serta antusiasme para penonton membuat acara ini berhasil menjadi gairah pembuka yang istimewa untuk menyambut akhir pekan.