Garin Nugroho Persembahkan Kisah Cinta dari Tanah Melayu

01-06-2016 05:06:32 By Marcha Nurliana
img

Siapa tak mengenal sosok Garin Nugroho? Sutradara legendaris yang memiliki sederetan penghargaan nasional hingga internasional di bidang perfilman sejak tahun 1980-an. Aktif sebagai pendongeng dengan judul Dongeng Kebangsaan, kini ia kembali merepresentasikan kekayaan warisan budaya Indonesia melalui karya-karya seninya. Beberapa hari lalu, tepatnya pada Minggu (29/5), Garin Nugoho kembali mempersembahkan karyanya melalui pertunjukan monolog yang berjudul “Kisah Cinta dari Tanah Melayu” di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta. Pertunjukan ini diadakan untuk memperingati Hari Pancasila yang jatuh setiap 1 Juni. Kali ini, ia hadir dengan jejeran nama artis dan aktor untuk mengisahkan tentang keindahan cinta, budaya, dan kebangsaan dari tanah Melayu. Melalui “Kisah Cinta dari Tanah Melayu”, Garin menuangkan gagasan dan pemikiran-pemikiran dari sang tokoh fenomenal Tjokroaminoto. Pertunjukan ini ingin menceritakan kekayaan dan keberagaman Indonesia dari aspek budayanya, terutama bahasa. Bahasa Indonesia yang awalnya merupakan adaptasi Bahasa Melayu kini dapat bercerita dan menghasilkan karya-karya sastra dan lagu yang ciamik dan bisa dinikmati. “Maka dari itu, melalui pertunjukan hari ini, saya ingin mengajak penikmat seni yang hadir di Galeri Indonesia Kaya untuk selalu mencintai sebuah keberagaman yang ada di lingkungan kita,” ujar Garin Nugroho. Pertunjukan dibuka dengan Garin Nugroho yang menceritakan tentang sejarah bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa Melayu di Kepulauan Riau. Tak lama setelahnya, giliran Mia dan Killa yang membawakan lagu “A Whole New World” yang tenar karena kisahnya di dongeng Aladdin. Pada pertunjukan ini, Garin turut mengajak Tom Ibnur, salah satu maestro kebudayaan Melayu yang memamerkan lenggang lenggok ragam tarian Melayu. Garin Nugroho juga menggandeng Cornelia Agatha yang membawakan musikalisasi puisi berjudul “Rose” karya Rida K. Liamsi dan “Cinta” karya Amir Hamzah. Penonton pun terpukau dan bersorak dengan penampilan Cornelia yang berhasil menyelami puisi tersebut secara mendalam. [caption id="attachment_12456" align="alignnone" width="1024"]JV_kisahcintadaritanahmelayu Cornelia Agatha saat membacakan puisi berjudul "Rose"[/caption] Tidak sampai di situ, sutradara Paul Agusta juga turut meramaikan acara ini dengan pembacaan puisi sang ayah, Leon Agusta yang berjudul “Ya, Kita Memerlukan Seorang Kekasih” dan “Perjalanan Senjakala”. Penghujung acara ditandai dengan dibawakannya sebuah lagu Melayu berjudul “Manusia” karya aktor sekaligus sutradara asal negeri jiran yang benama P Ramlee.