Pesan Sosial Perupa Dalam "MANIFESTO V: ARUS"

26-05-2016 03:05:44 By Yehezkiel Sihombing
img

Seni modern dan kontemporer telah berhasil menggeser banyak paradigma lama mengenai seni rupa. Generalisasi sebutan ‘pelukis’ terhadap para pelaku seni rupa kini bergeser menjadi ‘perupa’. Karya-karya yang dulu kebanyakan hanya berbentuk lukisan diatas kanvas atau pahatan-pahatan, kini menjadi abstrak batasannya. Seperti Instalasi, contohnya. Salah satu turunan seni rupa modern yang menggunakan benda apapun sebagai medium untuk berkarya. Karya-karya tersebut sejatinya berguna banyak bagi suatu bangsa. Tidak hanya sebagai identitasnya ataupun untuk menyejahterakan masyarakatnya. Tapi juga merupakan medium bagi para perupa, yang juga adalah bagian dari masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan moral dan sosial. Salah satu bentuk keterlibatan sosial para perupa terdapat dalam pameran seni kontemporer “MANIFESTO V: ARUS” yang digelar dari 4 – 30 Mei 2016 di Galeri Nasional, Gambir, Jakarta Pusat. Dimana didalamnya terdapat 35 seniman lintas disiplin yang berkarya. Yang mana mayoritasnya adalah seniman yang berasal dari era 1980 sampai 1990-an. Pameran ini dikuratori oleh Rizki A.Zaelani. Dan memamerkan karya-karya Agus Suwage, Anusapati, Arahmaiani, Asmudjo J. Irianto, Diyanto, Eddie Hara, Entang Wiharso, F. Sigit Santoso, Gigih Wiyono, Hafiz Rancajale, Hanafi, Haris Purnomo, Heri Dono, Isa Perkasa, Ivan Hariyanto, Ivan Sagita, Jatiwangi Art Factory (JAF), Jong Merdeka, Koeboe Sarawan, Krisna Murti, Made Djirna, Made Wianta, Mella Jaarsma, Moelyono, Nasirun, Nindityo Adipurnomo, Nyoman Erawan, Oscar Motuloh, Putu Sutawijaya, Ronald Manulang, Teguh Ostenrik, Tisna Sanjaya, Titarubi, Ugo Untoro, dan Yani Maryani Sastranegara. [caption id="attachment_12311" align="alignnone" width="1800"]manifesto jv Salah satu karya seni rupa instalasi yang dipamerkan di “MANIFESTO V: ARUS”[/caption] Seri pameran “MANIFESTO” yang rutin diadakan setiap 2 tahun, kali ini mencapai perhelatannya yang kelima. “Arus” sebagai tema yang dipilih bermaksud mewakili para seniman yang menghasilkan karya-karya yang berpihak bagi kebaikan moral, dan sosial masyarakat. “MANIFESTO V: ARUS” menampilkan karya-karya dalam berbagai bentuk, seperti lukisan, fotografi, video, patung, dan juga instalasi. Dipamerkan di 3 area, yaitu gedung A, gedung B, dan area outdoor. Untuk kamu yang penasaran, kamu masih punya kesempatan untuk menyaksikannya sampai tanggal 30 Mei 2016.