Chinese Film Screening & Discussion

24-05-2016 01:05:06 By Yehezkiel Sihombing
img

Bukanlah hal yang baru jika film digunakan sebagai medium untuk menuturkan sejarah suatu bangsa atau kebudayaannya. Sebagai karya berbentuk gambar bergerak, dalam penayangannya film mampu memberikan ragam informasi mendetail mengenai hal tersebut. Terlebih jika bangsa yang dimaksud adalah bangsa dengan sejarah panjang yang menyimpan banyak cerita menarik. Seperti Cina dan Indonesia misalnya. Merespon hal tersebut, Produksi Film Negara (PFN) bekerja sama dengan Red & White China mengadakan “Chinese Film Screening & Master Class”. Program yang dibentuk dengan tujuan untuk menjalin kerja sama yang lebih erat antara Indonesia dan Cina, khususnya dalam bidang perfilman. Perhelatan yang dalam agendanya sudah dimulai dari tanggal 21 Mei 2016 ini juga secara khusus mengundang seorang living legend perfilman Cina, Profesor Xie Fei. Sineas Tiongkok dengan karya-karya yang sukses di beragam festival film Internasional besar seperti Montreal Film Festival dan Berlin Film Festival. Pada pembukaannya, diputar sebuah karya Profesor Xie Fei yang berjudul “A Mongolian Tale”. Sebuah film drama yang diproduksi di tahun 1995. Diperankan oleh Tengger, seorang penyanyi folk Mongolia yang juga menyumbangkan lagu dalam film ini. Bercerita mengenai Bayinbulag (Tengger) dan Somiya (Renhua Na), dua orang anak yatim yang tumbuh dalam asuhan seorang nenek di pedesaan Mongolia yang hidup secara nomaden. Status keduanya yang tidak memiliki hubungan darah menimbulkan hasrat sang nenek untuk menikahkan mereka. Selain menampilkan potret keindahan dan budaya Mongolia, film berdurasi 103 menit ini juga memberikan banyak pelajaran menarik. Seperti soal kesabaran dan keikhlasan. Selain pemutaran film “A Mongolian Tale”, akan diputar juga beberapa karya Profesor Xie Fei yang lainnya. Seperti film “Black Snow”, “Song of Tibet”, dan “A girl From Hunan”. Selain pemutaran film, akan digelar juga kuliah umum seputar perfilman Cina. Penasaran dengan karya-karya Prof Xie Fei? Kamu bisa menghadiri program pemutaran dan diskusi ini di Jakarta dan Bali. Catat tanggalnya! 21 – 30 Mei 2016. fest film tiongkok jkt venue