Pulau Peucang: Berlibur di Tengah Liarnya Taman Nasional

04-05-2016 02:05:49 By Yehezkiel Sihombing
img

Akhir pekan yang panjang, waktunya mengisi ranselmu dan berpetulang ke tempat baru. Jika masih bingung mau kemana, mungkin ini waktunya kamu untuk mengunjungi Pulau Peucang! Pulau yang merupakan bagian dari area konservasi di Taman Nasional Ujung Kulon ini, adalah tempat yang tepat untuk kamu para pecinta fauna. Karena selain keindahan pantainya yang memadukan hamparan pasir putih dan jernih serta tenangnya air laut, kamu bisa berinteraksi langsung dengan hewan-hewan liar di sana. Sekelompok rusa, babi hutan, dan monyet akan segera menyambutmu ketika sampai di Pulau Peucang. Untuk kamu yang beruntung kamu bahkan juga bisa melihat cantiknya burung merak. Ingin melihat keindahan dalam laut? Pulau Peucang dikelilingi banyak tempat snorkeling yang indah. Keunikan ragam biota laut yang menyegarkan mata bisa kamu jumpai di Pulau Badul, Citerjun, dan Pulau Oar. Jangan sampai kamu kelewatan mengamati anemon! habitat clown fish yang terkenal lewat karakter Nemo. [caption id="attachment_11929" align="alignnone" width="1200"]Berinteraksi langsung dengan babi hutan dan satwa liar lainnya di tempat menginapmu Berinteraksi langsung dengan babi hutan dan satwa liar lainnya di tempat menginapmu[/caption] Pengalaman mendayung kano menyusuri sungai yang mengalir di tengah hutan hujan tropis juga bisa kamu nikmati. Tepatnya jika kamu mengunjungi sungai Cigenter di Pulau Handeleum. Coba pejamkan mata dang dengarkan soundscape alam liar di sana! Dijamin akan ampuh memebuatmu lupakan riuhnya Ibu Kota. Tidak hanya itu, keindahan savana di kawasan Cidaon juga akan memanjakan matamu. Padang rumput yang luas, serta interaksi kumpulan banteng dengan alam akan kamu saksikan di sana. Sempurnakan perjalananmu dengan melakukan trekking ke Tanjung layar, yang merupakan titik Km 0 Pulau Jawa. [caption id="attachment_11930" align="alignnone" width="1200"]Peucang Island Keindahan Tanjung Layar yang merupakan titik Km 0 Pulau Jawa.[/caption] Pulau Peucang memang sudah tidak asing lagi bagi kalangan traveler. Banyak penyedia jasa open trip yang akan mewujudkan perjalanmu ke sana. Cukup merogoh kocek Rp 700.000, kamu sudah bisa mengalami indahnya Pulau Peucang. [caption id="attachment_11931" align="alignnone" width="1200"]Dermaga Pulau Peucang yang ikonik. Dermaga Pulau Peucang yang ikonik.[/caption] Untuk kamu yang ingin pergi secara swadaya, kamu bisa menyewa sendiri long boat untuk meyebrang dari Kabupaten Sumur menuju Pulau Peucang. Mengingat harganya agak mahal, yaitu Rp 3.500.000 untuk satu malam, sebaiknya kamu mengajak teman-temanmu. Soal penginapan, kamu tidak perlu khawatir, karena pihak swasta Wahana Wisata dan Taman Nasional Ujung Kulon menyediakan beberapa barak yang bisa kamu sewa, mulai dari Rp 350.000/malam. Atau kamu juga bisa mendirikan tenda di Pulau Panaitan. [caption id="attachment_11932" align="alignnone" width="1200"]Hutan hujan tropis di tepi pantai Cibom. Hutan hujan tropis di tepi pantai Cibom.[/caption] Jika ingin mendapatkan hasil terbaik, kunjungi Pulau Peucang pada musim kemarau seperti saat ini. Tips dari Jakarta Venue, bangunlah pada pagi hari, sebelum pukul 6. Kamu akan menyaksikan keindahan pantai Pulau Peucang yang tenang dan memantulkan gugusan pulau. Selamat menjelajah keragaman habitat di Ujung Kulon! Photo by Bobby Prabowo