Zanas: Authentic Indian Fusion Cuisine in Town

20-03-2016 03:03:51 By Tyas Pamungkas
img

Kuah kental, bumbu kuat, dan aroma pekat menjadi ciri khas makanan India. Jenis makanan ini kian dicintai warga Jakarta. Zanas berupaya menjadi salah satu restoran penyaji makanan India otentik dari kawasan utara Jakarta. Zanas tak berukuran besar. Ruangannya terbagi dua dengan langit-langit rendah. Meja marmer kombinasi kayu menjadi pengisi ruangan paling dominan. Tapi, jangan salah sangka. Aroma kari dan berbagai bumbu khas India bisa terhirup dan menambah rasa lapar yang muncul saat JakartaVenue membuka pintu restoran. Keinginan untuk membagikan makanan enak khas Indialah yang membuat pasangan suami-istri Mohan Rupchand dan Rita Tekchand membuka Zanas. Awalnya, Zanas ada bukan di tempat sekarang, melainkan di Kemang. Mohan menjelaskan, setelah berjalan, mereka memutuskan untuk mendekatkan diri dengan komunitas India di Jakarta yang memang banyak di utara Jakarta. “Sebetulnya kita di Indonesia kalau mau cepat maju di bidang makanan India harus ke tempat yang banyak orang Indianya. Di daerah sini ada Sunter, Kelapa Gading, Gunung Sahari, Pasar Baru, jadi easily acessed,” jelasnya. Jadilah kini Zanas eksis di lantai dasar Tower Ebony  Taman Kemayoran Condominium, Kemayoran. Terbukti, banyak warga komunitas India yang berkunjung untuk mencicipi makanan khas negeri mereka. Walau demikian, Zanas tak terbatas hanya untuk komunitas India. Rita bercerita, banyak warga lokal yang penasaran dan ingin merasakan juga sensasi bumbu India di lidah mereka. Rita juga mengisahkan konsep restoran yang berangkat dari kecintaan dan penghormatannya pada keluarga. Nama Zanas sendiri merupakan singkatan dari huruf depan orang-orang terdekat di keluarganya. Konsep keluarga inilah yang akhirnya diterapkan bagi orang yang akan datang, untuk makan, menikmati suasananya, dan berkumpul bersama keluarga. Spesialisasi makanan yang mereka miliki adalah daging kambing. Kambing diolah menjadi berbagai makanan berbumbu pekat. Metode memasak yang mereka unggulkan adalah tandoor, cara memanggang daging Asia Selatan. Jadi, daging yang telah dimasak dimasukkan dalam oven besar, dibakar di atas kayu bakar bersuhu 480 derajat celcius.

Jadi pertama kita masak, tapi nggak dibumbuin dulu. Dagingnya udah mendidih, nanti pas ada yang pesen kita sesuaikan. Pokoknya kita set udah mateng, it takes 5-10 minutes.
Rita meneruskan, kelebihan makanan India terletak pada bumbunya. Jika dilihat dari aspek kesehatan, semua bumbu tradisional yang baik untuk tubuh seperti jinten, kapulaga, pala, dan kembang lawang digunakan sebagai bumbu utama. Satu hal yang membuat orang takut memakan makanan India adalah minyak yang ada di dalamnya. “Cuma minyak is unavoidable. Kalo tanpa itu nggak enak. Banyak yang ke sini mau minyaknya sedikit aja, tapi kita pasti pakai minyak. Mungkin pas serving kita bisa tarik minyaknya,” jelasnya. Minyak yang lazim disebut ghee ini merupakan aspek penting yang bisa memunculkan rasa otentik masakan India. Rita menjelaskan proses pembuatan ghee yang cukup kompleks, dari susu kemudian dikondensasi. Jika rutin diminum satu sendok setiap harinya, ketahanan tubuh akan semakin baik. Ghee inilah yang biasa jadi bahan istimewa untuk Biryani, Naan, atau Daal. Menu yang ada di Zanas merupakan kreasi chef berpengalaman melalui seleksi Rita. Rita menerapkan sistem yang cukup unik untuk uji coba makanan, yaitu dengan menyajikannya dan menanyakan langsung kualitas rasanya. Menu yang bisa kamu coba jika mengunjungi Zanas di antaranya Prawns Kalimirch, sajian udang dalam hot plate, Bacardi Lamb Ribs, iga yang dimasak di tandoor, Naan (IDR 15-20K), martabak India berbagai rasa, Vegetarian Mancurian, makanan vegetarian yang mirip bakwan, atau Chicken Shish Kebab, kebab ayam dengan rasa yang menggoda. Selain itu, ada juga Mutton Pawa (IDR 120K), menu spesial yang lebih baik dimakan terakhir dipadukan dengan Naan. Mutton Pawa ini merupakan bagian bawah kaki kambing, tulang dipotong dan isinya dibuat stew. Isinya tak banyak, tapi menu ini punya cita rasa seperti saus yang berbeda. Selain itu, ada juga Nasi Goreng Zanas (60K) yang penampakannya mirip nasi goreng khas Malang. Untuk minumannya, ada Virgin Mojito (IDR 30K) dan Falooda! Falooda ini adalah dessert berisi  falooda sev (mi putih khas India), sirup mawar, biji selasih, mutiara merah, es krim vanili, dan kacang pistachio yang cocok dimakan di hari panas. Hampir semua menu disajikan dalam bahasa India. Tapi jangan khawatir karena ada server  yang bisa menerjemahkan semua menu sehingga lebih mudah dimengerti. Selain itu, Rita sesekali ada di Zanas dan bisa diajak berbincang mengenai makanan-makanan yang ada di restorannya.
"I do love Italian food. Any kind of pasta or pizza. My new pig out food is Indian food. I eat Indian food like three times a week. It's so good." -- Jennifer Love Hewitt
Location: Kondominium Taman Kemayoran, Tower Eboni, Lt. Dasar Unit. 003, Jl. Haji Benyamin Sueb, Kb. Kosong, Jakarta Utara, DKI Jakarta 12510 Opening Hours: 11 AM - 11 PM