Jakarta 2015: The Year of Creativity

29-12-2015 06:12:55 By Tyas Pamungkas
img

Jakarta adalah kota yang terkenal dengan kesibukan, kepadatan, keeksentrikan, dan kedinamisannya. Setiap tahunnya kota ini mengalami perubahan, begitu juga dengan tahun ini. Kreativitas warganya meningkat dibuktikan dengan banyaknya acara yang mendukung seni, baik film, musik, teater, maupun pameran, ekonomi kreatif, dan budaya pop. JakartaVenue memberikan review dan catatan akhir tahun mengenai hal-hal yang terjadi di Jakarta tahun  ini. Satu tahun memang bukan waktu yang sebentar, begitu pula dengan perkembangan yang terjadi di the big durian. Tapi, jika kembali dilihat, tahun ini adalah tahun kreativitas yang digagas anak muda Jakarta!

Musik

Berbagai musisi internasional masih menganggap Jakarta kota yang menarik untuk disinggahi. Beberapa nama besar di peta musik mengadakan konser di beberapa venue yang tersebar di Jakarta. Awal tahun dibuka dengan Depapepe yang mengadakan konser pada 20 Januari 2015 di Upper Room, Annex Building, disambung dengan One Direction yang memikat puluhan ribu penggemarnya di Gelora Bung Karno 25 Maret lalu. Dari ranah metal, Hammersonic 2015 tentunya memberikan sensasi tersendiri bagi penggemarnya karena kedatangan Lamb of God. Katy Perry yang dibawa oleh Ismaya juga sempat mengguncang Indonesia Convention and Exhibition (ICE), BSD Mei lalu. Konser kelas premium bertajuk The Prismatic World Tour sukses menghibur Katycats yang berbondong-bondong mengantri sejak siang terik. Dari ranah musik rock, kedatanngan Bon Jovi ke Indonesia seolah menjadi obat rindu bagi penggemar fanatiknya setelah kedatangannya di Ancol tahun 1995. Konser yang digelar 11 September lalu mampu menghadirkan sekitar 70.000 penonton dari penjuru Indonesia, tumpah ruah di Gelora Bung Karno. Bon Jovi bisa menyatukan tiga generasi penggemar di Indonesia, dari anak-anak hingga kakek-nenek. Akhir tahun bukan  berarti pertunjukan musik surut. Band elektronik asal Inggris Clean Bandit sempat mampir ke Skenoo Hall, Gandaria City 8 Desember lalu. Kegilaan warga Jakarta akan musik EDM terus dipompa dengan digelarnya Djakarta Warehouse Project (DWP) 2015 11 dan 12 Desember yang disebut-sebut sebagai “The biggest dance music festival in Indonesia”. Sederetan nama besar dalam peta musik EDM muncul dan menghibur 75.000 penggemarnya selama dua hari seperti Skrillex dan Diplo yang bergabung dalam Jack U, Armin Van Buuren, Tiesto, Major Lazer, DJ Snake, Oliver Heldens, dan sederetan DJ lokal yang tak kalah seru. DWP 2015 patut menjadi catatan tersendiri dengan banyaknya perubahan positif dalam penyelenggaraannya. JIExpo Kemayoran kembali dipilih sebagai venue karena mudahnya akses, parkiran, dan bentuk lapangan yang tak akan becek walau diguyur hujan. Selain itu, tahun ini ada aplikasi DWP 2015 yang bisa diunduh di smartphone pengunjung untuk memberitahu segala hal yang harus diperhatikan selama festival dimulai mulai dari titik masuk, titik minum, titik charging, titik medis, hingga jadwal manggung para bintang tamu.

Film

Tahun ini bisa dikatakan sebagai tahun saga dibuktikan dengan banyaknya film remake dan seri yang diluncurkan. The Hunger Games: Mockingjay, Alvin and The Chipmunks, Spectre, The Transporter Refueled, Maze Runner: The Scorch Trials, Hotel Transylvania 2: Lost in Hongkong, Terminator: Genisys, Mission Impossible: Rogue Nation, Insidious: Chapter 3, Furious 7, The Divergent Series: Insurgent, hingga Taken 3. Semua film tersebut mendapat tempat di hati warga Jakarta dengan antusiasme yang muncul saat pemutarannya di bioskop. James Bond Spectre dan Star Wars: The Force Awakens tentu menjadi highlight tahun ini setelah penantian timeline kisah yang tertunda selama kurang lebih 30 tahun. Peluncurannya di saat liburan natal membuat film ini memecahkan rekor dibuktikan dengan keuntungan sebanyak 1 miliar dollar dalam waktu 12 hari, lebih besar dan cepat dari film manapun dalam sejarah. Pujian tak ragu diberikan fans pada JJ Abrams sang sutradara dengan rating 94% di situs review Rotten Tomatoes.

Budaya Pop

Tahun ini menjadi tahun budaya pop dan kreativitas lokal yang didukung berbagai event berkelas nasional dan internasional! Sebut saja Popcon Asia yang digelar 7-9 Agustus lalu di Jakarta Convention Center. Acara ini bukan sekadar pameran, tapi juga mampu memberikan tempat bagi para kreator muda untuk dipertemukan dengan industri yang sesungguhnya dengan adanya portfolio review dan artist alley. Selain itu, masih segar dalam ingatan hebohnya acara Indonesia Comic Con yang digelar 14-15 November 2015 dengan kehadiran Gaban, pahlawan galaksi era 80-an yang menghibur penggemarnya. Tak ketinggalan juga Jakarta Comic Con 25-27 September lalu di JCC dan Anime Festival Asia yang diselenggarakan di hari yang sama dengan Jakarta Comic Con namun berada di venue yang berbeda, yaitu JiExpo Kemayoran.

Layanan Transportasi Online

Jika tahun lalu warga Jakarta masih kesulitan menembus kemacetan di jam berangkat dan pulang kantor, tahun ini ada solusi yang cukup sensasional: ojek online! Kehadiran GoJek menjadi heboh karena layanan pemesanan ojek melalui aplikasi smartphone ini merupakan karya anak muda Indonesia dan mampu menggerakkan ekonomi Jakarta. GrabTaxi yang sudah lebih dulu meluncurkan aplikasi pemesanan taksi juga meluncurkan layanan ojek onlinebertajuk GrabBike yang bisa ditemukan dalam aplikasinya. Selain ojek, berkembang juga layanan GrabCar dari aplikasi GrabTaxi. Kemunculannya juga tak lepas dari protes karena sebenarnya mobil plat hitam bukan digunakan untuk angkutan umum. Tapi, kehadirannya sangat membantu warga Jakarta dalam berkendara. Belum lagi Uber yang sempat mengalami benturan dengan pemerintah di awal tahun, namun akhirnya mendapatkan lampu hijau juga di akhir tahun. Walau sempat mengalami banyak masalah mulai dari pertikaian dengan ojek pangkalan, sistem aplikasi yang seringkali error, hingga konflik internal perusahaan, layanan ojek online ini telah mendapat tempat di hati warga Jakarta. Selain mengantar penumpang, layanan GoJek juga telah berkembang ke berbagai lini mulai dari antar makanan, pemantauan bus TransJakarta, kurir, jasa bersih-bersih, jasa pijat, hingga jasa salon. Sungguh kreatif!