Merayakan Pop Culture di Indonesia Comic Con 2015

18-11-2015 11:11:15 By Tyas Pamungkas
img

Indonesia Comic Con (ICC) 2015 yang digelar 14-15 November 2015 di Hall B Jakarta Convention Center (JCC) sukses menyedot ribuan penggemar pop culture. Mereka bernostalgia menyapa hero dari masa lalu hingga melihat langsung perkembangan teknologi dari figur-figur masa kini. Star Wars menjadi highlight. ICC 2015 adalah bagian dari acara Reed POP, di mana New York Comic Con, Chicago Comic & Entertainment Expo, PAX, OZ Comic Con, PAX Australia, Star Wars Celebration dan UFC Fan Expo. Acara yang diselenggarakan oleh REED Panorama ini menghadirkan berbagai bintang pop culture lintas bidang, Kenji Ohba salah satunya. Aktor gaek Jepang ini dulu sempat berperan sebagai Space Sherrif Gaban atau Gavan. Ia menerima sambutan meriah saat muncul di panggung, berperan sebagai pahlawan yang meyelamatkan ICC dari pembajakan orang-orang jahat. Ditemani penerjemah, ia kemudian bercerita mengenai karirnya kini. Walau sudah menua, Ohba masih tetap membintangi sejumlah film aksi, seperti Super Hero Taisen dan Kill Bill volume 1. Ya, ia ada di film yang rilis pada tahun 2003 tersebut. Diakuinya, itu merupakan pencapaian setelah 30 tahun berkarir di negerinya sendiri. Tak hanya Ohba, hadir pula David Mack, author dan artist novel grafis KABUKI, sekaligus penulis dan artist serial Daredevil dari Marvel Comics. Selain mengerjakan Daredevil, Mack juga menjadi konseptor untuk film Captain America The Winter Soldier. Pengunjung bisa menyapa langsung David Mack sekaligus minta dibuatkan sketch langsung dari tangannya. Tamu lain yang dihadirkan di ICC 2015 adalah cosplayer asal California Nicole Marie Jean, creative director brand Tokidoki, Secret Walls, Tam Music, Hitomi Okada, Luffy, Miyabi, Olivie, Pinky Lu Xun, Sasakure. UK, Touma, dan Yuyouppe. Mereka rupanya memiliki fans di Indonesia yang bergantian meminta jabat tangan atau foto bersama. Star Wars bisa dikatakan menjadi highlight ICC 2015. Hampir semua sudut-sudut ICC dihiasi berbagai figur film karya George Lucas ini mulai dari booth mainan, pakaian, sepatu, dan laptop, hingga cosplayer yang memerankan tokoh-tokoh Star Wars seperti Storm Trooper. Dipamerkan pula merchandise resmi Star Wars karya Royal Selangor, Malaysia. Karya mereka cukup unik karena figur-figur Star Wars yang memiliki kerumitan tingkat tinggi bisa dibuat dengan bahan utama perak secara handmade namun mendetail. Tak hanya karya luar negeri yang menjadi pusat perhatian, berbagai karya dalam negeri juga diberi tempat di acara ini. Misalnya dengan kehadiran komikus Grey dan Jingga, Sweta Kartika yang mendapat perhatian khusus dari fansnya, baik dengan meminta tanda tangan atau foto bersama. Artist Alley yang berisi lebih dari 50 kreator juga bisa turut memamerkan karya dalam berbagai bentuk, mulai dari sketch,komik, produk siap pakai, hingga animasi. ICC 2015 bisa dikatakan sukses besar dilihat dari banyaknya pengunjung yang hadir selama dua hari. Hal ini patut diapresiasi karena melalui acara seperti inilah kreativitas dan budaya pop bisa dikenal dan diapresiasi. Semoga tahun depan ICC bisa kembali ada dan hadir di venue yang lebih luas, acara yang lebih meriah, dan bintang tamu yang lebih menakjubkan.