Bon Jovi Live in Jakarta: “It’s Good to Be Back!”

15-09-2015 12:09:46 By Tyas Pamungkas
img

Tak ada penonton yang mampu lekas move on dari peristiwa bersejarah Jumat (11/9) di Gelora Bung Karno. Bon Jovi Live! In Jakarta mengobati kerinduan penggemar fanatik Bon Jovi akan penampilan panggung spektakuler dan mendebarkan. Semua itu terbayar, tuntas! Dua puluh tahun lamanya penantian Indonesia akan kehadiran kembali Bon Jovi. Setelah aksi panggungnya di Ancol tahun 1995, band asal New Jersey ini seolah tak pernah kehilangan pesona dalam aksi panggungnya. Puluhan ribu histeria seolah menjadi bukti fanatisme gila-gilaan penggemar yang jumlahnya bertambah dari generasi pertama ke generasi kedua, dari orangtua ke anaknya. Sebagai tambahan, Jakarta menjadi kota pertama tur dunia mereka kali ini! Tanpa basa-basi, pukul 20.34 Bon Jovi mempersembahkan lagu pertamanya ‘That’s What The Water Made Me’ yang berasal dari album What About Now tahun 2013. Liriknya “So, blow me one last kiss and wish me well, well” seolah menjadi sambutan bagi puluhan ribu orang yang ada di depan mereka. Walau tak semua penonton ikut sing along, tepuk tangan tetap bergema memenuhi venue. Tak berjeda, Jon Bon Jovi, Tico Torres, David Bryan, Hugh McDonald, Phil X, dan Matt O’Ree menghentak Gelora Bung Karno dengan ‘Who Says You Can’t Go Home’ dari album Have a Nice Day tahun 2005 dengan liriknya yang sangat aktual dan nyata “It doesn't matter where you go; If it's a million miles away,Or just a mile up the road: Take it in, take it with you when you go.Who says you can't go home?” Lagu ketiga ‘Lost Highway’ dan ‘Raise Your Hands’ memang belum mampu membuat seluruh penonton bernyanyi bersama karena lagu-lagu tersebut keluar di atas tahun 2000, sedangkan greatest hits Bon Jovi berasal di bawah tahun 2000. Tapi, begitu ‘You Give Love a Bad Name’ dari album Slippery When Wet tahun 1986 dinyanyikan, venue seolah akan jebol oleh suara penonton yang membahana. Jon bahkan mampu terdiam dan mendengarkan puluhan ribu penggemarnya mengangkat tangan ke atas, bernyanyi bersama dalam harmoni yang selaras. Setelah ‘Born to be My Baby’, kejutan dimunculkan Jon yang berkata “How are we doing so far? Ok? Alright team. We'll be playing some old stuff. But I'll be playing you a new single. First time ever. ‘We don't Run’” Penonton sempat terdiam, meresapi lirik dan instrumennya. ‘We don’t Run’ dari album Burning Bridges merupakan single terbaru mereka yang perdana dibawakan dalam pentas musik dunia. Penggemar kembali histeris dengan ‘It’s My Life’, sebuah single legendaris dari tahun 2000 yang kembali sukses membawa penonton bernyanyi bersama. Kemudian, berturut-turut ‘Because We Can’, ‘Someday I’ll Be Saturday Night’, ‘What About Now’, ‘We Got it Goin it On’, ‘ In these Arms’, ‘Wanted Dead or Alive’, ‘I’ll Sleep When I Dead’, ‘Keep The Faith’, dan ‘Bad Medicine’ dibawakan. Setelah ‘Bad Medicine’, Jon berteriak “Terima kasih! Thank you! Thank you very much! Goodnight!” Panggung meredup, Bon Jovi menghilang. Namun penonton tak bergerak dan berteriak bersamaan berkali-kali “We want more!” menantikan encore dari Jon dan kawan-kawan. Kegelisahan menyebar, takut jika sang bintang tak muncul lagi. Sekitar sepuluh menit menunggu, mereka kembali! Jon berganti pakaian dengan kaus biru dan jaket kulit hitam dan menyanyikan ‘Runaway’, ‘Have a Nice Day’, dan ‘Livin’ on a Prayer’. Kisah Tommy dan Gina menjadi penutup pentas mereka malam itu dalam encore dahsyat dengan chant dan singalong tanpa henti. Lagu usai, Jon berkata dengan hormat “Terima kasih! Thank You! Thank You Very Much! Aku cinta Indonesia!” kemudian mereka berpelukan, bergandengan tangan, dan melambaikan tangan ke penonton yang balas mengangkat tangan dan berteriak-teriak membalas ucapan Jon tersebut. Beberapa sudah ada yang keluar panggung, yang lain memilih bertahan, melihat band legendaris ini benar-benar mengakhiri penampilannya. Walau semua fasilitas panggung yang telah dibangun sejak H-10 konser berasal dari vendor lokal, kemegahan konser kali ini tak berkurang. Tata lampu dan sound cukup memuaskan para penggemarnya. Apalagi dengan kebugaran Bon Jovi yang telah berusia setengah abad membuat penonton terkesima. Mereka masih bisa membawakan tiga lagu berturut-turut tanpa jeda, dengan kualitas yang cukup konstan. Memang ada beberapa momen di mana Jon terlihat terengah-engah, tapi itu menjadi sebuah hal yang wajar dan bisa dipahami sepenuhnya. Mereka konstan membawakan lagu baru dan lama, memanjakan penggemarnya lintas generasi. Mereka masih sama, membawakan lagu dengan sudut pandang permasalahan manusia secara gamblang dan indah. Bon Jovi Live! 11/9 di Gelora Bung Karno, Jakarta layak disebut sebagai peristiwa bersejarah dalam peta musik Indonesia! Setlist Bon Jovi Live in Jakarta

  • That's What the Water Made Me
  • Who Says You Can't Go Home
  • Lost Highway
  • Raise Your Hands
  • You Give Love a Bad Name
  • Born to Be My Baby
  • We Don't Run (Live premiere)
  • It's My Life
  • Because We Can
  • Someday I'll Be Saturday Night  (Accoustic)
  • What About Now
  • We Got It Goin' On
  • In These Arms
  • Wanted Dead or Alive
  • I'll Sleep When I'm Dead
  • Keep the Faith
  • Bad Medicine
Encore:
  • Runaway
  • Have a Nice Day
  • Livin' on a Prayer