Top 10 Favorite Bon Jovi Songs

05-09-2015 01:09:39 By Tyas Pamungkas
img

Bon Jovi adalah band rock yang memiliki konsistensi, baik dalam segi musik, penjualan album, hingga konsernya. Sejak debutnya di awal 80-an, musiknya seolah tak lekang dimakan jaman. Hits di tahun-tahun awal kemunculannya masih relevan didengarkan, bahkan oleh generasi muda. Kemampuan bermusik, harmonisasi, keindahan lirik, dan pesona Jon Bon Jovi membuat band ini bisa disebut sebagai kiblat musik rock dunia. JakartaVenue merangkum sepuluh lagu terbaik Bon Jovi sebagai perayaan 30 tahunnya berkarya. https://www.youtube.com/watch?v=vx2u5uUu3DE&list=PL8oeve7ztwdJBe4AhX2YGpYKJMPW30x8V

1. Born to Be My Baby

Salah satu hal yang membedakan Bon Jovi dari band sejenis tahun 80an lainnya adalah ketukan instrumennya. ‘Born To Be My Baby’ menjadi salah satu lagu terbaik dengan liriknya yang bersisi pesan sederhana mengenai cinta yang harus dipertahankan di antara kehidupan manusia seperti pekerjaan, tagihan, maupun hal lain. Lagu dari album ‘New Jersey’ (1988) ini memiliki harmoni dan aransemen yang kuat dan khas sehingga layak menduduki peringkat pertama dari track Top 10 Bon Jovi Song.

2. Wild in the Streets

Bon Jovi berhasil dikatakan sebagai superstar berkat album ‘Slippery When Wet’ (1986) yang berisi tiga hits terbaiknya. ‘Wild in the Streets’ menggambarkan cita rasa klasik yang diusung jaman itu, berkisah mengenai gairah anak muda kala bermusik. Lagu ini juga memiliki keseimbangan antara keyboard dan gitar di reffrain pertama, menggeser perlahan musik sehingga terdengar pop dengan cara yang mengesankan.

3. I’ll Be There For You

Kala sebuah band mencapai puncak karir komersialnya, sudah sewajarnya jika mereka menghadirkan setidaknya satu lagu bernuansa ballad. ‘I’ll Be There For You’ yang berasal dari album ‘New Jersey’ (1988) menjadi bukti bahwa Bon Jovi mampu menghasilkan ballad dengan caranya sendiri. Suara Jon Bon Jovi mulai memiliki kehalusan tersendiri yang kelak menjadi bekal di album-album berikutnya.

4. In and Out For Love

Nuansa rock klasik yang kuat menjadi ciri khas lagu yang berasal dari album ‘7800 Farenheit’ (1985) ini. Hal tersebut itu muncul dari suara gitar yang mengingatkan kita akan KISS, teriakan Jon Bon Jovi, juga gestur dan gaya rambut mereka di videonya. Walau album ini tak menuai kesuksesan penjualan, Bon Jovi berhasil melakukan tur ke berbagai negara untuk memperkenalkan lebih jauh selera dan kualitas bermusiknya ke Jepang, Eropa, dan seantero Amerika.

5. Lay Your Hands On Me

‘Lay Your Hands On Me’ menunjukkan bahwa Bon Jovi memperluas kemampuan musiknya dengan intro berbasis drum dan keyboard yang kompleks. Dirilis sebagai single keempat album ‘New Jersey’ (1988), lagu ini sukses bertengger di peringkat 7 tangga lagu Billboard.

6. You Give Love a Bad Name

Lagu ini ditulis oleh penulis luar Desmon Child dengan acapella chorusnya “Shot through the heart, and you're to blame / You give love a bad name.” Warna heavy rock menjadi ciri khas lagu ini, dengan reffrain yang menempel dalam ingatan penggemar dan menjadikannya sebagai hits nomor satu dalam album ‘Slippery When Wet’ (1986).

7. Bad Medicine

Kala ‘Slippery When Wet’ membuat Bon Jovi menjadi superstar, ‘New Jersey’ menjadikan mereka sebagai ikon rock. ‘Bad Medicine’ adalah single pertama dari album ini yang membantu menjembatani hard rock masa lalu dengan melodi-melodi yang lebih modern. Lagu ini membuat Bon Jovi meraih penggemar yang lebih mainstream dan membuat mereka berada di peringkat pertama tangga lagu Billboard.

8. It’s My Life

Fenomenal menjadi kata yang tepat untuk menggambarkan lagu ini. Berasal dari album ‘Crush’ (2000), ‘It’s My Life’ berhasil menyabet penghargaan salah satu musik terbaik versi ASCAP Pop Music Awards. Selain instrumennya yang memang mudah dicerna, liriknya yang inspiratif juga menjadi faktor lagu ini begitu dikenang oleh penggemarnya.

9. Bed of Roses

Berasal dari album ‘Keep The Faith’ (1993), lagu ini ternyata ditulis Jon Bon Jovi di kamar hotel saat dia hangover. ‘Bed of Roses’ memiliki kekuatan instrumen ballad yang lebih dewasa setelah kesuksesan mereka sebagai band glam metal di tahun 80-an. Mengusung aspek emosi dan vokal bernada tinggi Jon Bon Jovi, lagu ini berhasil berada di peringkat atas tangga lagu dunia.

10. Livin’ on a Prayer

Bisa dikatakan ‘Livin on a Prayer’ yang berasal dari album ‘Slippery When Wet’ (1986) menjadi signature Bon Jovi. Lagu yang ditulis oleh Jon Bon Jovi, Richie Sambora, dan Desmond Child ini berhasil meraih peringkat pertama tangga lagu Billboard Mainstream Rock dan peringkat pertama tangga lagu Billboard Hot 100. Kisah pasangan kelas pekerja Tommy dan Gina, yang menjadi isi lagu ini juga melegenda. Itu dia sepuluh lagu Bon Jovi yang bisa didengarkan, diresapi, dan dikenang oleh penggemarnya sepanjang masa. Pengalaman, kualitas musik yang terjaga, dan membuat namanya berkibar di usia yang tak muda lagi. Hal ini ditambah dengan aksi panggung mereka yang tak pernah setengah-setengah dalam tiap turnya. Jadi, sudah siapkah kamu menyambut band legendaris ini di Jakarta, 11 September 2015 mendatang?