Impulsive Traveling: The New Urban Lifestyle

29-08-2015 01:08:38 By Tyas Pamungkas
img

Impulsive traveling rupanya menjadi pilihan gaya hidup masyarakat Jakarta. Mereka biasa menghabiskan waktu di akhir pekan untuk pergi ke kota bahkan negara lain agar kembali fresh di awal pekan. Gaya traveling yang dilakukan bermacam-macam. Bisa jadi karena kepentingan pekerjaan, mereka melakukan business traveling. Tapi ada juga yang melakukan weekend getaway, yaitu mengunjungi beberapa destinasi favorit di Indonesia untuk refreshing setelah seminggu disibukkan oleh kegiatan. Jenis liburan staycation juga mulai populer karena mereka cukup menginap di hotel dalam kota dan menjadi turis di kota sendiri. Dulu, waktu internet belum secepat sekarang, pergi berlibur berarti terlibat dengan agen travel dengan persiapan dari jauh-jauh hari baik untuk penerbangan, akomodasi, hingga tempat makan. Hal itu tak berlaku lagi di Impulsive Traveling. Penerbangan murah dan banyaknya hotel budget berkualitas dengan promo yang gila-gilaan membuat segalanya bisa dilakukan mepet atau mendadak. Contoh orang yang suka melakukan impulsive traveling ini adalah Alexander Thian, yang dikenal melalui akun media sosialnya @aMrazing. Coba lihat foto-foto di Instagramnya atau cuitannya di Twitter, semuanya berisi pengalaman liburan menakjubkan dengan waktu yang cepat. Tak berada di sebuah lokasi dalam waktu yang lama ternyata membuat ia bisa berpindah ke tempat lain yang tak kalah menakjubkannya. “Saya sering sekali melakukan perjalanan spontan. Pernah suatu waktu saya tiba-tiba pergi ke bandara dan langsung membeli tiket untuk pergi ke Lombok. Hal ini benar-benar tidak saya rencanakan untuk mendapatkan sensasi travelling dadakan,” kata Alex. Karena gaya traveling ini telah menjadi tren, maka berkembanglah situs-situs dan aplikasi untuk menunjang hal tersebut. Pengalaman yang ditawarkan berbeda, mulai dari paket transportasi sekaligus akomodasi, akomodasi saja, atau transportasi saja. Harga yang ditawarkan juga cukup menghemat pengeluaran dengan fasilitas yang mencukupi kebutuhan selama bepergian.

Meet Hotel Quickly

Salah satu aplikasi untuk mendukung kamu yang suka impulsive travelling adalah HotelQuickly. Aplikasi ini bisa dipakai untuk last minute booking bekerja sama dengan ribuan hotel dari 15 negara di Asia Pasifik, termasuk Indonesia! Di Indonesia, HotelQuickly telah ber-partner dengan hotel-hotel berbintang dua hingga lima dengan rating tak kurang dari 7 dengan harga yang rata-rata lebih murah 30 persen. Alex, yang menjadi pembicara dalam Media Gathering HotelQuickly di PongMe! Senopati (26/8) ini bercerita bahwa ia adalah salah satu pengguna HotelQuickly karena mampu menunjang keisengannya dalam berlibur. Kelebihan aplikasi ini, diakuinya terletak pada booking yang khusus bisa dilakukan di hari yang sama dengan tanggal kedatangan di lokasi berlibur atau sehari sebelumnya. Untuk bisa menggunakannya, kamu cukup mengunduh aplikasi ini di iOS, Playstore, atau Blackberry World kemudian mendaftar agar memiliki akun. Setelah itu, kamu pilih negara dan kota destinasi liburanmu, pilih hotel terbaik sesuai keinginanmu, pilih metode pembayaran (Credit Card, PayPal, Line Credit), dan semua itu bisa dilakukan dalam waktu kurang dari semenit! “Hotel Quickly (HQ) menyediakan jawaban dari semua kekhawatiran masyarakat Indonesia yang melakukan travelling secara spontan. HQ telah bekerja  sama dengan hotel berbintang dua hingga lima yang tersebar di Asia Pasifik, termasuk Indonesia,” ucap Faustine Tan. Co-Founder & Managing Director ID-MY Hotel Quickly. https://www.youtube.com/watch?v=8JzL9WuqMvg