5 Ways to Avoid Dead Beers

19-08-2015 01:08:50 By Tyas Pamungkas
img

Pernahkah kamu minum bir basi? Ya, rasanya sangat menjijikkan. Bir adalah produk yang rentan dan harus diperlakukan seperti makanan lain yang mudah basi. Banyak pendapat yang mengatakan bahwa bir memiliki pola yang sama dengan minuman lain yang bisa lama disimpan dalam rak. Kenyataannya, jika bir terlalu lama disimpan, akan tiba saatnya rasa bir berubah asam. It will ruin your drinking session when that mouthful of bacteria hits your taste buds! Jadi, ini dia lima tips sebelum kamu membeli bir di toko-toko lokal untuk menghindari bir basi.

Buy Brew From The Cooler

Hal ini akan membuat bir tetap segar. Ketika bir berada di luar suhu ruang, perlahan kualitasnya akan berkurang. Fungsi dari pendingin adalah memperlambat proses oksidasi dalam bir. Bahkan botol yang tertutup rapat pun tak menjamin udara tak bisa masuk. Jika udara terus masuk, bir akan rusak dan akan terasa seperti kertas basah.

Look For A Freshness Dare

Bir yang baik pasti memiliki print tanggal pembotolan dan tanggal best before. Beberapa merek akan mencantumkan tanggal tersebut di atas label dan boksnya. Ada juga yang mencantumkan tanggal di samping label merek. Jangan beli bir yang tak mencantumkan tanggal-tanggal tersebut.

Dust

Debu adalah tanda bahwa bir telah lama dibiarkan dan memiliki kemungkinan basi yang lebih tinggi. Hal ini juga menunjukkan bahwa toko yang menjual bir tidak melakukan perawatan dan pengecekan yang semestinya. So, put it down, and walk away from the beer calmly.

Avoid Buying Beer That is Kept in Direct Light

Bir yang terpapar sinar langsung memiliki kemungkinan besar rusak karena terpapar sinar UV. Misalkan kamu berada di festival musik, hindari untuk membeli bir yang dijual di bawah matahari yang bisa membuat bir basi.

There’s No Such Thing as “Beer On Sale”

Jangan mudah tergoda oleh promo. Kamu harus tetap memperhatikan aspek-aspek di atas sebelum membeli bir yang dijual murah atau di bawah harga normal. Bertanyalah dulu kepada penjaga toko alasan harga bir didiskon. Tentunya ada pengecualian untuk hal-hal di atas. Prinsipnya, semakin tinggi kadar alkohol, waktu penyimpanan juga makin lama. Jenis-jenis bir yang memiliki kadar oktan tinggi seperti Barley Wines, Belgian Ale Styles, German Bocks, atau Porters dan Stout lebih tahan basi. Brews jenis ini memang memiliki karakter semakin enak jika disimpan berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Kadar hop yang tinggi juga menjadi salah satu faktor bir memiliki waktu simpan yang lama.