Kolaborasoe: Tradisi Kreativitas Endank Soekamti

14-11-2014 12:11:02 By Egon Saputra
img

Sukses meluncurkan album Angka 8 di tahun 2012, Endank Soekamti tidak kehabisan kreativitas dalam melakukan terobosan. Unit pop punk ultra kreatif asal Yogyakarta ini kembali merilis album studio terbaru yang mereka produseri sendiri yang berjudul ‘Kolaborasoe’. Pencapaian yang baru pertama dan selama ini sepertinya sulit digapai band-band lain di Indonesia. Mereka berkolaborasi musikal dengan band-band legendaris, idola masa kini, band non-mainstream, stand up komedian, idola suburban hingga para pendatang baru. Semua menjadi satu dalam satu album. Mayoritas di album Kolaborasoe berisikan lagu-lagu lama dari para kolaborator yang diaransemen ulang oleh Erix (bass/vocal), Ary (drums) dan Dory (gitar). “Dalam mengeluarkan album baru, Endank Soekamti tidak hanya berpikir bagaimana membuat lagu-lagu yang enak, tapi juga berpikir bagaimana album ini bisa lebih efektif, inovatif, inspiratif, berpengaruh dan melakukan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Dari sini muncul ide melakukan cross market dan regenerasi audience dengan mengajak kolaborasi band-band yang mungkin orang lain pikir tidak mungkin dilakukan. CJR ? Cherybelle ? Jangankan kolaborasi dalam bermusik, dari segi manajemen dan urusan legalnya saja orang pasti bilang ‘engga mungkin’ bahkan engga kebayang,” Jelas Erix sang vokalis. Untuk menghasilkan sesuatu yang baru, tidak melulu dengan sesuatu yang baru. Seperti contohnya penggunaan lagu-lagu lama yang diaransemen ulang. “Kita memerlukan pembanding (lagu lama) untuk bisa berinovasi. Memasukan lagu lama di album ini saya rasa lebih bagus dibanding harus menyelipkan banyak lagu baru.” Tandas Erix saat press conference di kawasan Kemang (11/11). Meskipun begitu, Erix dkk tetap menciptakan satu lagu baru yang dibantu komedian tunggal Kemal Palevi. Lagu baru berjudul “Luar Biasa” menjadi singel pertama album ‘Kolaborasoe’ sekaligus soundtrack film layar lebar Tak Kemal Maka Tak Sayang. Masih banyak kreativitas Endak Soekamti yang ditawarkan ke para Kamtis (sebutan bagi penggemar Endak Soekamti) seperti boxset limited edition yang berisi CD Audio Kolaborasoe, DVD film Kolaborasoe Rockumentary, buku Aku Kamtis, sertifikat kepemilikan, T-shirt, dan cincin/akik dengan ukiran Soekamti, nama dan nomor seri pembelinya. Para Kamtis juga bisa mengunduh beberapa lagu dan kontem film Kolaborasoe Rockumentary melalui Free Download Digital serta Kolaborasoe Freemium Apps di device Android maupun Apple. Endank Soekamti bersama Euforia Digital, perusahaan web & apps developer yang mereka dirikan sendiri meluncurkan sebuah aplikasi Freemium dimana seluruh password/kode untuk membuka premium content beserta transaksinya hanya bisa dilakukan dengan voucher Kolaborasoe yang fans dapatkan dari membeli merchandise Endank Soekamti. Endank Soekamti – Kolaborasoe Track List:

  1. Endank Soekamti Feat. Jarwo Syubidu – “Heavy Birthday”
  2. Endank Soekamti Feat. Kemal Palevi – “Luar Biasa”
  3. Endank Soekamti Feat. NAIF – “Benci Untuk Mencinta”
  4. Endank Soekamti Feat. Esnanas – “Kunang-Kunang”
  5. Endank Soekamti Feat. Didi Kempot – “Parangtritis”
  6. Endank Soekamti Feat. Pongki Barata – “Pandangi Langit Malam Ini”
  7. Endank Soekamti Feat. Slank – “Anyer, 10 Maret”
  8. Endank Soekamti Feat. Cherrybelle – “Dilema”
  9. Endank Soekamti Feat. GIGI – “Cintailah Mereka”
  10. Endank Soekamti Feat. CJR – “Eaaa”
  11. Endank Soekamti Feat. Pure Saturday – “Kosong”
  12. Endank Soekamti Feat. Dewa 19 – “Tak Akan Ada Cinta Yang Lain”
  13. Endank Soekamti Feat. Tom Kill Jerry – “Masa Kecil”
  14. Endank Soekamti Feat. Jarwi Syubidu – “Syubidu”