Mantan Terindah The Movie: Intepretasi Sebuah Lagu

12-10-2014 11:10:20 By Egon Saputra
img

Mantan Terindah bercerita tentang seorang perempuan bernama Nada yang terlahir sebagai manusia indigo. Kemampuan spesial yang tidak dimiliki oleh sembarang orang. Sampai seketika waktu, keadaan menyedihkan merubah kehidupan Nada. Ia kehilangan kakak lelakinya, Otto. Sejak itu, Nada menarik diri dan berusaha menjalankan hidup ala manusia “biasa”. Ia merasa kemampuan yang dimilikinya tidak berguna karena tidak mampu menolong sang kakak. Pertemuan Nada dengan Genta –seorang musisi yang menghabiskan separuh hidupnya untuk bermusik- mencari kembali semua yang hilang dari diri Nada. Selain kemampuan, kreatifitas dan kepercayaan pada sebuah mimpi, mereka berdua juga menemukan satu hal yang dianggap tidak rasional yaitu cinta. Hubungan mereka membawa Nada kepada sebuah perjalanan mencari, menemukan dan kemudian melepaskan. Karena sebesar apapun kemampuan manusia, ada satu hal yang sudah tertulis dan tidak bisa diubah. “Film ini adalah hasil dari transformasi lagu ‘Mantan Terindah’ ke dalam ruang visual dengan media film. Ini merupakan tantangan bagi saya agar penonton bisa merasakan kedekatan emosi seperti ketika mendengarkan lagu Mantan Terindah yang menjadi jiwa dalam film ini” Ujar Marcella Zalianty, Produser ‘Mantan Terindah’ Ide pembuatan film ini diawali dari konser 30 tahun Yovie Widianto pada tahun 2013 yang diikuti dengan peluncuran album “Irreplaceable: Yovie and His Friends”. Berlian Entertainment dan Keana Production mengangkat lagu ‘mantan Terindah’ karya Yovie Widianto tersebut menjadi sebuah film layar lebar. Tembang ini sempat dipopulerkan kembali oleh Raisa. Alasan dipilihnya lagu ‘Mantan Terindah’ karena lagu ini memiliki karakter yang kuat dari segi tema dan lirik. “Lagu ‘Mantan Terindah’ dipilih karena tema mantan memang selalu menjadi pembicaraan yang seru untuk diangkat terutama di media sosial. Bagi kami ini fenomena menarik karena setiap orang pasti punya kisah dibalik mantan, baik itu mantan pacar, sekolah, sahabat hingga band favorit” Ujar Dino Hamid, CEO Berlian Entertainment. Kejutan lainnya juga akan dihadirkan pada pemutaran perdana film-nya, Berlian Entertainment dan Keana Production akan menyuguhkan live scoring dari Aghi Narottama sebagai Illustrator Musik.