Dreamfields Festival 2014: Paduan Musik, Party dan Bali

21-08-2014 01:08:50 By Muhammad Ishlah Alfath
img

Meski ini pertama kalinya Dreamfileds Festival diadakan di Indonesia, namun sudah berhasil menarik lebih dari 10.000 penonton. Dreamfields merupakan salah satu festival Electronic Music Dance (EDM) terbesar di dunia. Ya, siapa yang tidak tergoda dengan paduan musik, party dan Bali. Angin dingin dan kencang pada malam itu tidak berhasil membuat para party goers menyerah, karena pada saat baru memasuki area Dreamfields Festival, kita langsung disambut dengan M Spot Stage yang terkesan sebagai tempat untuk ‘pemanasan’. Dreamfields menyuguhkan tiga panggung sekaligus yang terletak diantara tebing-tebing tinggi sehingga tak perlu khawatir akan mengganggu saat DJ bermain serentak di setiap panggung. M Spot stage menyuguhkan DJ lokal Asia ternama seperti Mikey Moran, Damian Saint, DJ Heidy, Dipha Barus, Mamsa dan ditutup oleh Nakadia. Hal menarik lainnya, di MSpot area ini para pengunjung dapat berpartisipasi dalam beberapa lomba seperti Change Tire Challenge, Racing Simulator, RC Race dan Augmented Reality Photo Booth! [slider navigation_style="arrows" custom_slider_transition="move"] [slide] [/slide] [slide] [/slide] [slide] [/slide] [/slider] Panggung lainnya adalah White Rock Castle, disini kita akan ditemani oleh aksi panggung dari Timmy Trumpet,nLa Riots, Dubvision, Jochen Miller dan Mightyfools. Lanjut menuju panggung berikutnya, panggung paling megah pada malam itu. Berbentuk burung garuda berwarna-warni yang terlihat ‘Wah’ dengan permainan lampunya. Suasana menjadi semakin panas saat Will Sparks, Indyana dan Sidney Samson mulai memainkan musik andalannya. Tidak lupa Indayana featuring Anggun yang membawakan single “Right Place, Right Time” yang menjadi official anthem dari Dreamfields Festival Bali ditemani meriahnya kembang api yang membuat beberapa dari para party goers berhenti sejenak untuk mengabadikan momen indah tersebut. Tapi tentu saja klimaks acara ini dibawakan oleh DJ Internasional ternama, Dash Berlin. Animo penonton pun menggila saat lagu “sky full of stars” dimainkan sebagai lagu pembuka disusul dengan “Waiting”, “All of Me”, “Never Cry Again” dan “Better Half of Me”. Aksi Dash Berlin ditutup dengan letusan confetti  dan kembang api yang menjadi momen tak terlupakan. Coverage by Ni Komang Tri Dharmi Photo by Dreamfields