Influence Miami Horror dalam Bermusik

02-08-2014 04:08:21 By Egon Saputra
img

Miami Horror, band indie pop asal Australia, kembali merilis sebuah singel terbaru berjudul “Wild Motion (Set It Free)”. Wild Motion disiapkan untuk memperkenalkan album terbaru mereka yang berencana keluar pada tahun ini. Mungkin agak terdengar lama bagi sebuah single pop yaitu lebih dari lima menit. Susunan Wild Motion terbentuk oleh shimmery guitars, bubbling sugary synths, dan airy vocal dari Benjamin Plant. Sekian banyak komponen yang mengalir di dalam lagu Wild Motion, tetap ada benang merah yang dipertahankan. Dan ketika lagu ini berakhir, jangan terkejut saat kamu mendengar sebuah good vibes. Single Wild motion kembali dipengaruhi oleh musik-musik referensi Miami Horror, musisi pop-dance di era 70 hingga 80an yang tak lain Prince, E.L.O., New Order dan Michael Jackson, serta raungan progressive rock Todd Rundgren, Supertramp dan Pink Floyd, kedua elemen yang secara teknis di-mix secara modern masih layaknya house music. Miami Horror awalnya dibentuk oleh produser dan DJ, Benjamin Plant yang memulai kariernya dengan proyek solo. Di 2013, lagu teranyar “Sometimes” dari album Illumination mengisi soundtrack Grand Theft Auto V. Saat itu Miami Horror mengajak Neon Indian memproduksi “Holidays” yang juga ambil bagian di GTA V. Selain Plant, formasi Miami Horror ditempati Josh Moriarty (Gitar/vokal), Aaron Shanahan (gitar/vokal) dan Daniel Whitechurch (bass / keyboard / gitar). Dalam waktu dekat Miami Horror akan singgah di Jakarta. Band asal Australia itu dijadwalkan tampil di event We The Fest 2014 yang digelar pada 24 Agustus 2014 di Parkir Timur Senayan dan akan sepanggung dengan Ellie Goulding, Banks, Mayer Hawthorne, RAC, Timeflies, Lala Karmela, Maliq & d’esssentials, Sore serta The Experience Brothers. [soundcloud url="https://api.soundcloud.com/tracks/157706553" params="auto_play=false&hide_related=false&show_comments=true&show_user=true&show_reposts=false&visual=true" width="100%" height="450" iframe="true" /]