Misi Syiar Ramadhan Jazz Festival 2014

17-07-2014 12:07:20 By Egon Saputra
img

Setiap tahun lebih dari 40 festival jazz digelar di Indonesia. Dari sekian banyak festival jazz yang ada, nama Ramadhan Jazz mulai digandrungi beberapa tahun belakangan. Gelaran keempat Ramadhan Jazz Festival yang baru saja usai (11-12 Juli 2014) sukses menghadirkan nama-nama baru dalam deretan line up. Di hari pertama, Raisa dan Gugun Blues Shelter yang sama-sama baru pertama kali berpartisipasi di RJF 2014 tampil cukup menggoda. Keduanya membawakan beberapa hits yang melambungkan nama mereka. Berbeda dengan penampil lain, yang sebagian besar membawakan lagu cover maupun lagu bernafaskan islami. Nama lain di hari pertama yang juga turut meramaikan adalah Beben Jazz and Friends, Prass Audiensi Band, Shena Malsiana, serta band audisi Allvoices dan Saud the Voice and ENP Music. [slider navigation_style="arrows" custom_slider_transition="move"] [slide] [/slide] [slide] [/slide] [slide] [/slide] [/slider] [slider navigation_style="arrows" custom_slider_transition="move"] [/slider] Hari kedua dibuka denga penampilan Japra, kombinasi muda mudi menciptakan syair-syair religi. Japra sempat membawakan salah satu lagu Nirvana ‘Smells Like Teen Spirit’ yang dipadupadankan dengan melodi jazz. Musisi senior Idang Rasjidi seperti biasa tidak pernah absen dalam Ramadhan Jazz Festival. Ada sedikit perbedaan antara Ramadhan Jazz Festival tahun ini dengan tahun sebelumnya. Bukan hanya dari sisi para penampil, tapi juga misi yang dibawa pada tahun ini. Menurut Artha, salah satu perwakilan RICMA (Remaja Islam Masjid Cut Meutia), selain dapat menikmati hiburan dari para performer penonton juga bisa beramal dalam bentuk ikut serta dalam aksi sosial. Diantaranya adalah menyumbangkan buku-buku bekas layak pakai, donor darah dan mendonasikan sebagian uang untuk korban Gaza – Palestina. Namun Artha tetap menekankan bahwa Ramadhan Jazz terselenggara dengan tujuan yang sama yaitu mengajak remaja islam untuk kembali “menghidupkan” mesjid.