Java Jazz Festival 2014: Selebrasi Satu Dekade Sebuah Festival Jazz

07-03-2014 12:03:12 By Egon Saputra
img

Pesta rakyat jazz tahunan, Jakarta International Java Jazz Festival 2014 kembali dihelat pada 28 Februari – 2 Maret 2014 lalu. Perhelatan akbar yang menginjak usia satu dekade ini, masih menjadi pesta bagi para penikmatnya yang tidak hanya berasal dari kalangan pecinta jazz.

Hari pertama festival diisi tidak hanya dengan penampilan musisi-musisi yang tak asing di festival ini, seperti Dave Koz, Ivan Lins, James Taylor Quartet dan Earth Wind and Fire Experience. Musisi yang masih asing seperti Allen Stone turut menjadi magnet bagi para pengunjung untuk hadir.

Di D2 Clear Hall, musisi sekaligus pianis, Jamie Cullum, kembali menyapa audiens dalam special show Java Jazz Festival 2014 setelah penampilannya di Java Jazz Festival 2007 silam. Jamie membuka performanya dengan menghentakkan single The Same Things. Single-single seperti Mind Trick, Don’t Stop The Music dan I’m All Over It yang dibawakan Jamie dengan enerjik dan atraktif sukses mengajak audiens bergoyang dan ikut bernyanyi.

Di hari kedua, terdapat lebih dari 64 penampilan musisi baik lokal maupun mancanegara. Group band Incognito yang digawangi oleh Bluey menjadi daya tarik bagi para audiens baik tua maupun muda. Meskipun jadwal performa mereka ditukar dengan group band legendaris Al McKay All Star alias Earth Wind and Fire Experience, para audiens terlihat riuh memadati D2 Clear Hall sampai dini hari selesainya Incognito tampil. Seperti pada penampilan mereka di JakJazz 2012 silam, Bluey kembali mengajak penyanyi cantik, Dira Sugandi untuk ikut bernyanyi di atas panggung.

Tampilnya beberapa artis non-jazz seperti group vokal JKT 48 di Java Jazz Stage sempat menimbulkan pro-kontra bagi beberapa pengunjung. Masuknya group vokal bergenre K-Pop ini dalam line up Java Jazz Festival dianggap tidak sesuai dengan genre jazz yang yang melekat pada titel Java Jazz Festival. Namun tentu ada pesan tersendiri dari pihak Java Festival Production dengan menampilkan warna-warna baru di usianya yang menginjak satu dekade.

Coverage by Sarah Sofiana Nabila Kuartanegara Photo by Maulana Akbar