Capture The Moment with Phoenix in Love Garage 2014

19-01-2014 03:01:15 By Egon Saputra
img

Thomas Mars, Deck d’Arcy, Laurent Brancowitz dan Christian Mazzalai yang tergabung dalam Phoenix, akhirnya kembali ke Jakarta. Band asal Prancis ini kembali dalam memenuhi kerinduan penggemarnya. Meski bukan yang pertama kali, kehadiran Phoenix di Love Garage 2014 merupakan rangkaian tur mereka setelah melahirkan album “Bankrupt!”. Tidak peduli dengan hujan yang mengguyur Jakarta saat itu, para penonton rela basah-basahan untuk sekedar menikmati space experience yang coba ditawarkan Ismaya Live dan Future 10 di gelaran Love Garage 2014. Jam setengah 11 malam, satu persatu para personil Phoenix mulai menunjukan wujudnya yang diiringi teriakan dan lambaian tangan penonton. Phoenix pun langsung menggebrak Love Garage 2014 lewat singel terbaru mereka ‘Entertainment’. Koor massal menggema ke seluruh area ex Park. Penonton serentak berjingkrak-jingkrak seolah tak memperdulikan hujan lebat yang melanda Jakarta malam itu. Meski penonton disediakan jas hujan oleh promotor, mereka lebih rileks menikmati alunan musik Phoenix bersama hujan. ‘Lasso’ dan ‘Lisztomania’ yang diambil dari album mereka terdahulu “Wolfgang Amadeus Mozart” berturut-turut dibawakan. Lagi.. koor kembali tercipta, lirik demi lirik mereka lafaskan. “Hello Jakarta, it’s second time we heading back to Jakarta” Sapa Thomas. [slider crop="yes" slide1="http://jakartavenue.com/wp-content/uploads/2014/01/Thomas-Mars.jpg" slide2="http://jakartavenue.com/wp-content/uploads/2014/01/LG1.jpg" slide3="http://jakartavenue.com/wp-content/uploads/2014/01/Phoenix-LoveGarage.jpg"][/slider] Giliran ‘Too Young’ , ‘The Real Thing’ dan ‘Trying To Be Cool’ yang dilantunkan. Lighting panggung pun sangat mengikuti nuansa dari setiap lagu. Sebuah tampilan gunung fuji yang berada di belakang para personil Phoenix menjadi background mereka hingga ‘S.O.S in Bel Air’ dan ‘Armistice’ akan menutup konser kedua Phoenix ini. ‘1901’ didaulat menjadi lagu penutup satu setengah jam. Melihat crowd yang semakin “panas”, Thomas rela basah-basahan dan turun mendekati bibir barikade untuk lebih merasa dekat dengan penggemarnya di Jakarta. Spontan para penonton langsung meringsek ke barisan depan. Ini adalah moment berharga para fans Phoenix untuk menyentuh Thomas dan menyapanya. Kurang lebih tiga menit Thomas berdiri di bibir barikade. Padahal jika dipikir Thomas bisa saja tersengat listrik dari mic yang ia bawa ke tengah hujan. Namun rasanya itu tidak diperdulikan Thomas melihat betapa antusiasnya penggemar Phoenix di Love Garage 2014. Sayang, ternyata Phoenix tidak menyelesaikan setlist mereka hingga tuntas. Terdengar bocoran kalau setlist Phoenix di Jakarta sama seperti konser mereka di S’pore dua hari sebelum kesini. Setlist tersebut menyisakan lagu ‘If I Ever Feel Better’ dan ‘Rome’. Meskipun begitu, kehadiran mereka di 2009 dan 2014 akan selalu tetap terekam dalam ingatan para fans Phoenix disini.