EPIC JAVA Meraih Penghargaan Khusus ‘Film Dokumenter non Naratif’ pada Piala Maya 2013

19-12-2013 11:12:58 By Egon Saputra
img

Keindahan dan kemegahan pulau Jawa yang terekam dalam EPIC JAVA, berhasil mencuri perhatian para sineas film Indonesia. Sebuah penghargaan dengan kategori ‘Film Dokumenter Non Naratif’ pada acara Ramah Tamah 100 Komite Pemilih Piala Maya 2013, dapat diraih dengan mulus oleh Febian Nurrahman Saktinegara dkk.

Febian bersama teman-temannya adalah otak dibalik terekamnya cerita EPIC JAVA. Semua berawal keisengannya traveling dan terbesitlah ide untu mendokumentasikan pulau Jawa. Selama 1 tahun Febrian dkk mencoba mengunjungi 50 tempat yang ada di pulau Jawa. Selama itu juga banyak cerita yang ia petik bersama teman-temannya. Rintangan yang menghadang, ditaklukannya demi sebuah kecintaan terhadap Indonesia.

Sinematogafi mungkin bukan background dari alumnus ITB ini, tapi tekad Febian yang besar mengarahkan Febian mempelajari seluk beluk videografi hingga pembuatan stop motion. Hasilnya pun sangat memuaskan. Setiap pasang mata yang melihat karya anak bangsa tersebut, pasti mengundang decak kagum.

Selain di Piala Maya 2013, baru-baru ini EPIC JAVA juga mendapatkan penghargaan dari salah satu ajang penghargaan film terbesar di Indonesia. Ketika ditanya mengenai proyek selanjutnya, Febian membocorkan kepada rekan media dan tamu undangan kalau dirinya akan berjelajah dan merekam keindahan Indonesia bagian Timur.