Berinteraksi dengan Karya Seni 3D di Artphoria 2013

17-12-2013 01:12:52 By Muhammad Ishlah Alfath
img

Jika tahun 2012 lalu “Trick Art Japan” berhasil membangkitkan antusias seni warga Jakarta, kali ini acara seni yang lebih besar dan tak kalah menarik digelar oleh promotor yang sama yaitu Trimitra Events. Bertempat di Ciputra Artpreneur Centre, Trimitra Events menghelat “Artphoria 2013” yang akan berlangsung selama 44 hari terhitung sejak 14 Desember 2013 hingga 26 Januari 2014. Dengan tagline “Art is Now Exciting”, Artphoria 2013 mengusung konsep karya seni 3D yang lebih interaktif dan asyik bagi para pengunjung. Tidak tanggung-tanggung, penyelenggara menggaet Kurt Wenner, seniman dunia asal Amerika yang mempopulerkan 3D Pavement Art. Karakteristik utama karya Wenner adalah ilusi optikal yang memanfaatkan manipulasi daya pandang manusia melalui lensa yang ia buat sendiri. Wenner mengaku sangat bersemangat dalam melangsungkan pameran di Indonesia. Seniman yang telah melalang buana dalam memamerkan karyanya ini mengaku memiliki ketertarikan khusus terhadap Indonesia. “Setiap budaya memiliki landasannya sendiri, tetapi Indonesia memiliki kekuatan lebih karena masih banyak budayanya yang bertahan, yang sayangnnya tidak terjadi di negara lain,” ungkap Wenner saat konferensi pers Artphoria 2013. Kali ini Wenner memamerkan 11 karyanya, 1 diantaranya yang berjudul “Shangri La” dikemas melalui sesi Live Demo Special Painting langsung di hadapan pers dan pengunjung pada pembukaan Artphoria 2013. Tidak seperti pada pameran lain, di mana pengunjung dilarang menyentuh karya, di Artphoria pengunjung justru diajak berinteraksi langsung dengan karya dan dapat mengambil gambar dengan segala pose yang diinginkan. Untuk menyemangati para pengunjung melakukan pose kreatif bersama karya, Artphoria mengadakan kompetisi foto “Fun With Artphoria” yang dinilai oleh juri yang berasal dari kalangan selebritas. Bagi para pemenang, hadiah smartphone dan tablet telah menunggu. Selain Kurt Wenner, ada 5 seniman asli Indonesia yang turut memeriahkan Artphoria dengan memamerkan karyanya sesuai karakter masing-masing. Mereka adalah Hendra “Hehe” Harsono, Rotua Magdalena, Diela Maharani, Zaky Arifin, dan Nady Azhry. Acara Artphoria juga mewadahi para komunitas seni yang unik untuk mengsosialisasikan keeksisan mereka di dunia seni dengan mengisi stand-stand yang disediakan. Diantaranya ada Komunitas Lubang Jarum Indonesia, Komunitas Peri, Komunitas Atap Alis Indonesia, Barudak Urban Light Bandung, Pena Hitam Arts, Kelas Pagi, Masyarakat Komik Indonesia, Invalid Urban, Komunitas Cosplay, dan masih banyak lagi. Selain pameran karya, setiap akhir pekan Artphoria akan menampilkan aksi panggung dari penampil dan musisi yang unik dan berbeda. Selain itu juga ada beragam workshop yang menarik. Dari seluruh rangkaian acara yang dikemas dalam Artphoria 2013, tidak berlebihan jika Artphoria dikatakan sebagai festival seni yang menghibur sekaligus edukatif. So what are you waiting for? Just spend your weekend with Artphoria 2013, because art is now exciting! Coverage by Fatimah Kartini Bohang