Festival Teater Jakarta dalam "Membaca Teks"

30-11-2013 05:11:00 By Muhammad Ishlah Alfath
img

Kota Jakarta bisa jadi sebagai satu-satunya kota di Indonesia yang mengurus dunia perteaterannya dengan serius dan terpola. Hal ini dapat dilihat tidak saja dari infrastruktur yang cukup representatif, sehingga pertunjukan-pertunjukan bertaraf internasional dapat diselenggarakan di Jakarta.

Penyelenggaraan FTJ yang menjadi program berjenjang mulai dari tingkat wilayah Kota Administrasi se-DKI Jakarta (diikuti oleh kurang lebih 50 - 60 kelompok teater), juga adanya berbagai festival dan lomba lain (seperti Festival Teater Pelajar, Festival Teater Anak, dll) yang dibantu pendanaannya oleh Dinas Pariwisata dan Kabudayaan DKI Jakarta merupakan tanda keseriusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengurus teaternya.

Dalam melaksanakan pola pemberdayaan kelompok-kelompok teater Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta bekerja bersama-sama dengan asosiasi-asosiasi teater di lima wilayah DKI Jakarta dan didukung oleh pihak pemerintah provinsi DKI Jakarta dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta kembali menggelar Festival Teater Jakarta. Tak terasa program berjenjang ini sudah memasuki penyelenggaraan yang ke-41 tahun.

Program yang diikuti oleh kelompok teater se-Jakarta ini mengusung tema “Membaca Aku, Membaca Laku” dengan sub tema “membaca Teks”. Acara ini bertujuan untuk membaca perkembangan peta perteateran amatir di Jakarta, agar sebuah konsep yang lebih matang dapat dibuat secara bersama oleh berbagai pihak yang terlibat.

Membaca-teks-jakartavenue

Ada 18 grup teater yang akan menjadi peserta lomba FTJ tahun 2013 ini. Mereka diwajibkan membawakan naskah pengarang asli Indonesia atau karya mereka sendiri. Penampilan ke-18 grup teater tersebut akan diamati dan dinilai oleh lima orang juri yang mumpuni pada bidangnya, yaitu N. Riantiarno, Benny Johanes, Afrizal Malna, Dolorosa Sinaga, dan Putu Fajar Arcana. Selain lomba, FTJ mempunyai program pendamping lainnya seperti Diskusi Pertunjukan, Peluncuran Buku Teater, Pemutaran serta Diskusi Dokumentasi Video Karya Perempuan Indonesia, Workshop Kritik Teater, Koran FTJ dan Warung FTJ, serta Diskusi Belajar dari Jepang: Presentasi Pengalaman Ikut Serta Festival di Jepang" yang akan menyemarakkan acara-acara Festival Teater Jakarta 2013. Juga dalam rangkaian kegiatan FTJ 2013 ini akan disajikan acara Dramatic Reading hasil kerjasama Dewan Kesenian Jakarta dengan panitia Indonesia Dramatic Reading Festival (IDRF) yang memiliki kesamaan visi dengan pelaksanaan FTJ 2013.

Festival Teater Jakarta ini akan dibuka pada Minggu, 1 Desember 2013 yang akan diisi oleh pentas Teater Piktorial "Drama dalam Kepala Sudjojono" karya/sutradara: Irwan Jamal. Pada 2 s.d. 10 Desember 2013 menjadi hari penyelenggaraan lomba dan kegiatan-kegiatan lainnya. Dan, pada malam penutupan FTJ , 11 Desember 2013, selain acara pengumuman dan pemberian hadiah pemenang lomba juga akan tampil Kelompok Sahita dari Solo. Semua rangkaian acara FTJ 2013 ini akan diselenggarakan di Teater Studio, Taman Ismail Marzuki, Jln. Cikini Raya No. 73 Jakarta Pusat.