The 36th JGTC Kali Ini Akan Hadir Lebih Kaya Makna

05-11-2013 04:11:56 By Muhammad Ishlah Alfath
img

Penggila musik Jazz tanah air pasti sudah menunggu-nunggu acara tahunan Jazz Goes To Campus (JGTC) yang merupakan Festival Jazz tertua di Indonesia. Save the date of December 1st, karena The 36th JGTC akan digelar di Pelataran Parkir Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Indonesia (UI), Kampus Depok.

Kali ini tentu dengan tema dan pengisi acara yang tak kalah menarik dari tahun sebelumnya. Dengan mengangkat tema “Jazz It Your Way”, penyelenggara yang merupakan para mahasiswa FE UI berharap dapat menyalurkan semangat, makna, ekspresi, dan inspirasi musik jazz ke berbagai kalangan. “Kali ini kami akan menggelar JGTC yang lebih kaya makna dan memberi perhatian kepada para komunitas jazz,” kata Ardelia Apti selaku Project Officer (PO) pada konferensi pers The 36th JGTC di FE UI hari Kamis yang lalu.

Terbukti, JGTC tahun ini membuat terobosan baru dengan mengadakan acara JGTC Malam Komunitas pada tanggal 22 November mendatang di Piazza Gandaria City sebagai pre-event. Pada malam tersebut, JGTC akan menghadirkan banyak komunitas jazz dari Jabodetabek dan Bandung. Mereka akan tampil di satu panggung dengan tujuan mempererat hubungan antar komunitas musisi jazz yang memiliki visi sama dengan JGTC, menyebarkan kecintaan musik jazz kepada khalayak.

Untuk pengisi acara di malam puncak sendiri, penyelenggara menghadirkan dua musisi asal Jepang yaitu Depapepe dan Kyoto Jazz Massive PA Live. Sedangkan musisi dalam negeri adalah Andien, Tulus, Tompi, Raisa, ESQI: EF-Syahrani and Queenfireworks, Idang Rasjidi ft. Oele Patisselano and Iwan Wiradz, Barry Likumahuwa Project tribute to Miles Davis ft. Bubugiri, Dwiki Dharmawan Quartet, Monita Tahalea and The Nightingales, SORE, Shadow Puppets, Bubugiri, Kul-Kul, Accoustic Funk, dan BAG+Beat. Penampilan artis-artis tersebut akan berada di 3 panggung berbeda.

Selain itu, JGTC tahun ini akan menghadirkan 1 panggung tambahan untuk musisi-musisi jazz amatir yang diseleksi secara ketat. Hal ini bertujuan agar talenta-talenta muda dapat menyalurkan bakat mereka. Jadi, kali ini akan ada total 4 panggung di JGTC.

Pada konferensi pers yang diadakan Kamis kemarin, ada Barry Likumahuwa, Benny Likumahuwa, dan Syahrani yang turut berbicara tentang The 36th JGTC. Ketigaanya sepakat bahwa JGTC telah memberikan kontribusi yang besar atas perkembangan musik jazz di tanah air dan berharap JGTC tahun ini dapat berjalan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai penutupan, Barry Likumahuwa dan Benny Likumahuwa berkolaborasi dengan nama Like Father Like Son membawakan lagu-lagu yang memanjakan telinga, diantaranya adalah lagu asli Maluku yang kemudian diadopsi menjadi lagu nasional “Naik-naik ke Gunung Nona”.

Sampai jumpa di perhelatan akbar The 36th Jazz Goes To Campus!

Coverage by Fatimah Kartini Bohang