Life Is Beautiful (La Vita e Bella): Mengenang Tragedi Kemanusiaan Nazi dari Sudut Pandang Berbeda

12-09-2013 12:09:42 By Muhammad Ishlah Alfath
img

This is a simple story but not an easy one to tell. Begitulah bunyi kutipan yang diambil dari film karya Roberto Benigni, “Life Is Beautiful”. Dengan menonjolkan suasana Negara Itali tahun 1939, “Life Is Beautiful” berhasil mengambil hati para penikmat film yang haus akan film-film sarat pesan moral.

Walaupun berkisah tentang kekejaman Nazi, Benigni mengambil genre comedy-drama dalam filmnya. Dalam film ini sang sutradara pun turut beradu akting sebagai tokoh utama pria bernama Guido Orefice.

Film ini mengisahkan bagaimana Guido Orefice yang merupakan seorang Jewish, harus melindungi anaknya Joshua (Giorgio Cantarini) dalam kamp penyanderaan Nazi. Konflik internal harus dihadapi Orefice dalam menjalankan perannya sebagai ayah sekaligus tahanan perang. Hingga akhirnya Amerika melakukan invasi terhadap kamp tersebut yang sekejap mengubah takdir mereka.

https://www.youtube.com/watch?v=ccAWioDHgQM Kesuksesan film “Life Is Beautiful” terbukti dari kemenangannya dalam Cannes Film Festival tahun 1998. Selain itu film ini juga berhasil menyabet penghargaan dalam beberapa kategori pada Academy Awards ke-71. Text by Dinda Miranda