Belanja: Cash atau Kredit

27-08-2013 02:08:05 By Budi Raharjo
img

Setiap kali melakukan transaksi pembelian, besar kemungkinan kita selalu dihadapkan pada keputusan bagaimana cara kita melakukan transaksi pembelian tersebut. Apakah dengan cara tunai baik dengan uang atau debit dari kartu ATM, alternatif lain adalah dengan cara mengambil cicilan atau mengambil kredit. Sebenarnya cara mana yang terbaik untuk digunakan dalam pengambilan keputusan tersebut? Apapun Transaksinya Kamu Harus Untung Dalam membuat keputusan pembelian, kamu harus melihat bahwa dalam setiap transaksi kamu harus memperoleh keuntungan secara finansial. Jadi, alih-alih berpikir tentang memuaskan keinginan semata atau memenuhi kebutuhan ada baiknya kamu mempertimbangkan untung rugi atau dampak dari keputusan pembelian. Yang harus diingat adalah berbeda dengan membeli tunai, ketika membeli dengan cara kredit kamu memiliki konsekuensi berupa bunga hutang. Artinya kamu membayar lebih mahal untuk sebuah jasa atau produk tersebut, karena harga dari barang yang kamu beli akan dikenakan bunga. Lihatlah kemungkinan jangka panjangnya. Barang Produktif vs Barang Konsumtif Pertimbangan berikutnya adalah melihat apakah jenis barang yang kamu beli masuk kategori barang produktf atau konsumtif. Beberapa ciri barang konsumtif adalah nilainya turun sepanjang waktu, sifatnya adalah memuaskan keinginan bukan kebutuhan, serta lebih ke arah gaya hidup semata, misalnya adalah peralatan elektronik. Sedangkan barang produktif adalah barang yang dalam jangka panjang nilainya bertumbuh dan justru bisa menambah pemasukan dan menjadikan kita lebih kaya, misalnya adalah saham, properti dan emas. Bunga dan Kenaikan Nilai Barang Jadi bagaimana membuat keputusan pembeliannya? Apakah dengan cara tunai atau kredit? Prioritas pembelian pertama tentunya adalah setiap transaksi sebaiknya dilakukan secara tunai untuk menghindari bunga. Kedua, adalah beli barang yang memang dibutuhkan sesuai prioritas dan produktif. Artinya, jika barang yang kamu beli tersebut barang konsumtif yang kemudian pada akhirnya nilainya akan menurun bahkan segera setelah terjadinya transaksi, belilah selalu dengan cara tunai. Sedangkan jika kamu membeli barang produktif dan kemudian nilainya cenderung naik dan kenaikannya di atas tingkat suku bunga maka membeli dengan cara kredit boleh dipertimbangkan. Cara terbaik tentunya tetap membeli tunai yang bebas dari biaya bunga. Yang perlu diperhatikan adalah batas kemampuan keuangan kamu dalam menyelesaikan pembayaran cicilan kredit tersebut, maksimal cicilan adalah 35% dari pendapatan rutin bulanan kamu. Be smart with your money!