Film “Made of Stone”: Selebrasi Kebangkitan The Stone Roses

30-07-2013 02:07:16 By Muhammad Ishlah Alfath
img

Jutaan penggila Madchester Scene di seluruh dunia berkabung ketika The Stone Roses memutuskan untuk mengakhiri eksistensinya pada tahun 1996. Dan setelah tertidur panjang selama 16 tahun, mereka menyudahi ego interpersonal masing-masing dan memutuskan untuk kembali ke dunia yang telah membesarkan nama mereka.

Haru biru kembalinya empat sekawan ini ke atas panggung diabadikan oleh sutradara Shane Meadows ke dalam film “Made of Stone”. Karya dokumenter ini berisi serangkaian kegiatan The Stone Roses dalam mempersiapkan beberapa konser awal mereka pasca hiatus, mulai dari penampilan kejutan di Warrington’s Parr hingga Heineken Music Hall di Amsterdam. Puncaknya adalah penampilan bersejarah mereka di Heaton Park yang juga dinobatkan sebagai “The Moment that Defined 2012” oleh NME Magazine.

Film “Made of Stone” hanya mengekspos identitas The Stone Roses sebagai sebuah band, jadi jangan harap ada hal-hal personal yang diangkat di sini. Shane Meadows pun juga berhasil menangkap berbagai peristiwa menarik seperti Reni yang meninggalkan pertunjukkan di Amsterdam secara tiba-tiba atau Ian Brown yang memiliki kecanduan dalam mengumbar sumpah serapah di atas panggung.

“Made of Stone” telah diputar di Inggris sejak tanggal 5 Juni 2013 kemarin dan mendapat tanggapan positif dari penonton. Semoga penikmat musik dan film di Indonesia juga dapat merasakan euforia kembalinya legenda Madchester ini dalam waktu dekat.

Text by Galih Gumelar