Sorealist: Jawaban Kegundahan Sore

27-07-2013 03:07:41 By Muhammad Ishlah Alfath
img

Suatu kenyataaan yang tidak lagi sempurna, sebuah perombakan setelah 2 tahun lebih Sore tertidur dari hingar bingar scene indie dalam negeri, namun kali ini mereka kembali dengan formasi vokalis merangkap gitaris Ade Paloh, gitaris serta vokalis Reza Dwiputranto, bassist Awan Garnida, dan drummer Bemby Gusti.

Keluarnya Mondo Gascaro menhilangkan nuansa Sore yang kelam serta keusangan dalam sebuah romantisme, sesuatu yang berpengaruh ibarat manusia yang kehilangan satu organ tubuhnya. Namun Sore membayar dengan Sorealist sebuah album kompilasi milik Sore dengan kemasan yang tidak biasanya, menggunakan kemasan USB dengan kapasitas 8GB yang berisikan 13 track.

Perpaduan antara lagu-lagu lama dari album Centralismo (Mata Berdebu, No Fruit for Today), Ports of Lima (Setengah Lima, Merintih Perih), dari album soundtrack (Funk The Hole, Ada Musik di Dalam) serta tiga lagu baru (Sssst..., Musim Ujan, Bantal Keras) Sssst... adalah lead single dari album ini. Nama Sorealist diusulkan oleh sang drummer yaitu Bemby Gusti yang berarti Art of Sore/ A List kumpulan list terbaik Sore. Album dalam format digital ini bisa dikatakan terbaik setelah boomingnya Centralismo di tahun 2005 dan Sorealist adalah rekomendasi playlist yang ciamik.

Text by Rendy Frebrianto Pratama