Mengemas Keroncong dengan Balutan Musik Masa Kini

23-07-2013 10:07:08 By Muhammad Ishlah Alfath
img

Meskipun musik tradisional lekat dengan hal-hal yang berbau kuno dan ketinggalan zaman, jangan kamu anggap enteng musik yang satu ini. Pada awalnya musik tradisional memang nyaris tergerus perkembangan zaman.

Namun perlahan-lahan dengan kreatifitas dan kepedulian para musisi, musik tradisional mulai dapat dijamah dan lebih easy listening bagi pendengar dari segala usia tanpa meninggalkan karakter aslinya. Yuk simak ulasan yang telah JakartaVenue rangkum berikut ini.

Sentuhan Indonesia dalam Album Asia

Siapa sangka bila alunan keroncong Bengawan Solo dapat memikat hati seorang penyanyi bossanova senior blasteran Jepang-Brazil – Lisa Ono, sehingga mengantarkan Bengawan Solo menjadi salah satu track dalam album kompilasi internasionalnya, Asia yang dirilis pada tahun 2010. Lagu ciptaan sang maestro keroncong – Gesang, ini memang memiliki keistimewaan tersendiri di luar negeri, khususnya di negara Jepang. Sebelum dinyanyikan ulang oleh Lisa Ono, lagu Bengawan Solo juga sempat dibawakan oleh penyanyi asal Jepang, Toshi Matsuda.

Alunan suara bossanova khas Lisa Ono semakin menonjolkan karakter smooth Asia

Di album Asia ini Lisa memang secara khusus membawakan lagu-lagu tradisional Asia Timur dan Tenggara. Selain Bengawan Solo, Lisa Ono juga membawakan lagu tradisional Indonesia lain asal daerah Maluku, Rasa Sayange. Di lagu Rasa Sayange ini Lisa Ono mendendangkannya dalam irama samba tanpa melepaskan cita rasa khas tradisional Indonesia Timur dengan vokal Indonesia yang fasih dan patut diacungi jempol.

Melintas Budaya dengan Alunan Keroncong

Bila Lisa Ono, sebagai penyanyi internasional membawakan lagu tradisional Indonesia berirama keroncong seperti Bengawan Solo, Safitri seorang penyanyi tembang Jawa, justru memilih lagu bernuansa internasional yang kemudian ia repackage dengan alunan musik keroncong.

Suara Safitri, dalam album Keroncong in Lounge mengalun lembut memanjakan indra pendengaran dengan iringan instrument ukulele, violin dan flute. Keroncong yang sebelumnya identik dengan pendengar lawas, dibawakan dengan apik dan dikemas dengan soft dan cocok bagi pendengar muda dalam keempat album Keroncong in Lounge (Infinite Heritage Vol. 1 (2009), Infinite Heritage Vol. 2, Cross Culture (2010) dan Reliving Sweet Romance (2012)).

Lagu wajib bossanova, Besame Mucho terdengar eclectic dalam perpaduan latin, samba dan tentunya keroncong.

Something Stupid milik Nicole Kidman dan Robbie Williams, salah satu hasil repackage yang paling ngena.

Selain lagu-lagu pop internasional, Keroncong in Lounge juga membawakan lagu-lagu daerah dalam album Infinite Heritage Vol. 2, salah satunya adalah Keroncong Kemayoran.

Text by: Sarah Sofiana Nabila Kuartanegara