3rd Ramadhan Jazz Festival: Berbagi dan Menginspirasi Lewat Jazz

17-07-2013 03:07:38 By Muhammad Ishlah Alfath
img

Bagi para penikmat musik jazz, sepertinya dua tahun terakhir Ramadhan Jazz Festival menjadi agenda wajib saat bulan Ramadhan tiba. Ramadan Jazz Festival diselenggarakan sejak tahun 2011 oleh Wartajazz yang menggandeng Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA). Bila konser lekat dengan gegap gempita masyarakat urban yang bersebrangan dengan hal-hal yang berbau reliji, WartaJazz dan RICMA justru tertantang untuk menyatukan dua hal tersebut. Sebuah konser bernafas reliji yang dikemas dengan fun ini nyatanya mampu meraih antusias pengunjung yang meningkat dari tahun ke tahun. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Ramadhan Jazz Festival 2013 akan digelar selama dua hari berturut-turut pada 19-20 Juli 2013 di Plaza Masjid Cut Meutia, Menteng dan terbuka untuk umum dengan menggunakan buku (untuk didonasikan) sebagai pengganti tiket masuk. Rangkaian acara dimulai ba’da Isya, setelah berbuka puasa dan solat Tarawih bersama sampai lewat tengah malam. Seperti festival pada umumnya, selama acara dibuka stand bazaar makanan yang berbaur dengan pedagang makanan yang ikut mangkal di sekitar lokasi acara. Musisi yang menyatakan kesediaannya untuk tampil menyemarakkan syiar islam di bulan suci ramadhan ini antara lain Idang Rasjidi, Dwiki Dharmawan, Sastrani, Tulus, Agam Hamzah, Iwan Wiradz, Edy Syakroni, Bertha, Bintang Indrianto, Joel Ahmad, Khrisna Siregar, Arif Ishadi, Devian Zikri, Rio Moreno, Barry Likumahuwa Project, Azmi (Malaysia), Bass G, Umay, Fajar Adi Nugroho, Suave, Yendri Balacan, Diah Ayu Lestari and Friends, Dennis Junio, Ibnu Rafi, Joey Alexander, Samuel, Hajar Bleh Big Band, Sandy Winarta dan Yk Band dari Samarinda. Yang menarik, RJF tahun ini akan kedatangan tamu internasional yakni Steve Thronton, mantan pemain perkusi dari musisi jazz Amerika, Miles Davis. Ramadhan Jazz Festival merupakan gagasan bahwa tidak sekedar pertunjukan yang menginspirasi, namun mengedepankan ide berbagi sebagai misi sosial. Kehadiran penonton yang membawa buku direncanakan akan membangun perpustakaan di Wakatobi bekerjasama dengan rekan-rekan dari Seribu Pulau. Acara Ramadhan Jazz Festival juga merupakan wadah pengembangan ide-ide kreatif dari generasi muda. Semangat komunalitas seperti halnya Jazz, dengan selalu berbagi menjadi alasan. Sebab panitia percaya, anak-anak muda, adalah agen perubahan. Text by Sarah Sofiana