Menjelajahi Kultur Sub-Urban ala London Bersama Rudimental

07-07-2013 01:07:02 By Muhammad Ishlah Alfath
img

Rudimental mungkin masih terdengar cukup asing di telinga kamu. Maklum saja, karena mereka merupakan grup musik pendatang baru asal Inggris yang menawarkan asimilasi musik-musik urban seperti soul, RnB, maupun dubstep yang disokong oleh musik drum n bass sebagai basis utamanya. Sepertinya, tumbuh besar bersama-sama di kawasan Hackney (kawasan sub-urban terkenal di London) telah memberikan inspirasi yang masif dalam pembuatan album perdana mereka. Maka tak mengejutkan apabila album ini diberi titel “Home”. Dalam proses penggarapan album yang berisi 12 lagu ini, Rudimental dibantu oleh artis-artis muda asal Inggris yang bergerak di genre serupa, mulai dari Angel Haze, MNEK, John Newman, Alex Clare, hingga penyanyi peraih BRIT Awards, Emeli Sande. Hasil akhirnya pun cukup menakjubkan. Simak saja track “Home”, “More Than Anything” (featuring Emeli Sande), dan “Feel the Love” (featuring John Newman) yang membuat kamu benar-benar merasa seperti berada di dalam lingkungan ghetto kota-kota metropolitan. “Home” cocok sekali bagi kamu yang sedang butuh suntikan motivasi untuk mengobati rasa jenuh di kantor, terutama dalam menuntaskan pekerjaan-pekerjaan yang cukup menyita tenaga. Selain itu, kamu pun tak usah jauh-jauh terbang ke London hanya untuk merasakan suasana lingkungan sub-urban di sana. Cukup nikmati saja album ini, dan bawa nuansa itu ke imajinasi kamu. Judul      : “Home” Artis       : Rudimental Genre    : Drum n Bass Durasi    : 56 menit 23 detik Dirilis oleh Warner Music Indonesia Tracklist: •    Home •    Feel the Love (feat. John Newman) •    Right Here (feat. Foxes) •    Hell Could Freeze (feat. Angel Haze) •    Spoons (feat. MNEK & Syron) •    Hide (feat. Sinead Harnett) •    Powerless (feat. Becky Hill) •    More than Anything (feat. Emeli Sande) •    Not Giving In (feat. John Newman) •    Baby (feat. John Newman & Alex Clare) •    Waiting All Night (feat. Ella Eyre) •    Free (feat. Emeli Sande) Text by Galih Gumelar