IM3 Java Rockin’land 2013 Tak Sebatas Musik Rock

25-06-2013 12:06:15 By Egon Saputra
img

Java Festival Production (JFP) yang dikenal dengan event-event tahunan seperti Java Jazz Festival, Java Soulnation dan Java Rockin’land di tahun ini kembali mengumumkan satu dari ketiga eventnya hadir lagi untuk memuaskan hasrat penggemar musik Rock.

Java Rockin’land yang merupakan salah satu festival musik rock terbesar se-Asia Tenggara bangun dari hibernasinya. Setelah sempat vakum di tahun kemarin, Java Rockin’ Land kembali digelar di Pantai Karnaval, Ancol, Jakarta pada hari Sabtu dan Minggu, 22-23 Juni 2013. Kehadiran provider seluler sebagai sponsor utama,sedikit merubah nama festival yang sudah kali keempat diselenggarakan. IM3 Java Rockin’ Land 2013 tak berbeda seperti beberapa tahun lalu, biasa tetap mendirikan banyak panggung yang disebar di seluruh Pantai Karnaval. Terdapat tujuh panggung termasuk satu panggung indoor.

[slider crop="yes" slide1="http://jakartavenue.com/wp-content/uploads/2013/06/sore-jrl.jpg" slide2="http://jakartavenue.com/wp-content/uploads/2013/06/leigh-sixpence.jpg"][/slider]

Day 1

Perbedaan pun terasa di hari pertama, nama-nama besar yang hadir di hari itu didominasi oleh musisi angkatan 80’ hingga 90’. Sebut saja Collective Soul, Suicidal Tendencies sampai band yag terkenal lewat hit “Kiss Me”, Sixpence None The Richer, juga ikut mengajak rocker mania bernostalgia. Gate IM3 Java Rockin’ Land 2013 hari pertama dibuka pukul 15:00 dengan penampilan Xirus band di Chevrolet Segarra stage pada jam pukul 16:15. Kemudian Propaganda stage menampilkan Gigantor yang disusul 15 menit kemudian oleh Siksa Kubur di Rockin’ Land Stage. Dentuman musik Blues mengalir dari panggung Tebs, Gugun Blues Shelter yang naik panggung pada pukul 17:15 cukup mengundang rasa penasaran pengunjung. Menjelang petang Indosat stage memulai pertunjukan dengan penampilan Edane pada jam 18:00. Kemeriahan malam dilanjutkan oleh penampilan band asal Belanda yang juga turut berpartisipasi pada konferensi pers yaitu Kensington di Rockinland stage pada pukul 19:15 bersamaan dengan penampilan Sore di Dome stage.

Sore yang digawangi Ade, Awan, dan Bemby sering kali mengeluarkan celetukan-celetukan yang membuat penonton tertawa. “Kita udah pake kaos gini, siap main di deket pantai. Ternyata main di dalam mesjid” celetuk Awan yang sedikit gundah dengan venue tempat mereka manggung (Dome Stage) . Alunan musik Sore yang lembut acap kali membuat penonton yang menyaksikan menggerakan kepala seolah mengikuti irama musik Sore. Sebuah band yang ditunggu oleh para komunitas Metal tanah air yaitu Suicidal Tendencies tampil di Indosat main stage pada pukul 20:30 yang disusul oleh penampilan Efek Rumah Kaca lewat lirik penuh makna yan sarat dengan isu sosial mengajak penonton mendayu-dayu di Dome Stage pada pukul 21:15.

Sixpence None The Richer yang baru pertama kali hadir di Indonesia memulai pertunjukannya pada pukul 21:45 di Rockin’ Land stage. Sang Vokalis Leigh Nash mengaku sangat antusias dengan ekspektasi dari penonton. Leigh Nash pun mengajak penggemarnya bernostalgia lewat lagu-lagu cinta. Tepat setelah pertunjukan duo yang terkenal lewat hits “Kiss Me” itu, menjelang tengah malam festival rock tahunan ini dihangatkan kembali dengan penampilan salah satu band yang ditunggu-tunggu, yaitu Collective Soul di Indosat stage pada pukul 23:00 WIB. Hellogoodbye dengan lagu terkenal mereka “Here in Your Arms” tampil pada pukul 00:30 di Rockin’Land stage disusul KOIL pada pukul 1 dini hari dan juga sebagai penutup.

[slider crop="yes" slide1="http://jakartavenue.com/wp-content/uploads/2013/06/Gigi-4.jpg" slide2="http://jakartavenue.com/wp-content/uploads/2013/06/last-dinosaurs.jpg" slide3="http://jakartavenue.com/wp-content/uploads/2013/06/Sugar-Ray-2.jpg"][/slider]

Day 2

Di hari kedua yang agak terlihat sepi pada sore hari dibanding hari sebelumnya, Ternyata nama-nama yang sempat berjaya di 90an masih menjadi headliner di hari itu. Sebut saja Sugar Ray dan Steelheart. Gate pada hari kedua dibuka satu jam lebih cepat, pada pukul 14:00 WIB dengan penampilan Aftercoma (Dome Stage) bersamaan dengan Sentiment Al Moods (Camden Juice MVRCK stage) disusul dengan Pas Band (16:00) di Rockin’ Land stage dan Gigi (17:15) di Indosat stage. Sore hari, Armand beberapa kali mencoba berinteraksi kepada penonton. “Kalian yang pada datang disini pada bayar kan? bayar berapa?” Tanya Armand. Rupanya pertanyaan tersebut merupakan apresiasi Armand kepada penonton yang masih mau membayar untuk menikmati suguhan musik. “Gue salut sama kalian yang masih rela ngeluarin uang untuk menikmati musik, daripada mereka (penonton) yang maunya gratisan. Karena penontonnya pasti tidak ter-filter” Jelas Armand.

Melalui sebuah lagu, Gigi mengungkapkan rasa protes terhadap Singapura yang sudah menuduh Indonesia telah mengeksport asap atas kebakaran hutan yang terhadi beberapa waktu lalu. Selain itu, ungkapan cinta Gigi terhadap keindahan Indonesia mereka tuang melalui lagu Lagu ‘Bengawan Solo’ yang diaransemen ulang dengan nuansa pop rock. Menjelang petang Chevrolet stage menampilkan J-Rock (17:30) kemudian /rif hadir pada pukul 18:30 di Rockin’ Land stage. Minggu malam semakin panas dengan penampilan Gossip pada pukul 19:45 WIB di Indosat stage. Penampilan anak-anak muda tampan blasteran Jepang – Australia, Last Dinosaurs, menghipnotis kaum hawa dengan membawakan beberapa lagu andalan mereka seperti “3 Sunday Night”, “Saturn” dan “Alps”. Dekat ke bibir pantai, aksi enerjik dan atraktif Go Chic sukses memanaskan panggung Segarra. Band asal Taiwan tersebut menyihir penonton dengan alunan musik Electronic Riot.

Yang ditunggu pun tiba, Sugar Ray melejit lewat single populer mereka “Every Morning” . Mark Mcgrath yang tampil macho dengan kemeja hitam dibalut scarf batik memang memiliki daya tarik lebih di mata wanita. Pekikan kaum hawa pun membuat Mark selalu berinteraksi dengan penggemarnya. Mark juga menarik dua orang penonton naik ke atas panggung. Alhasil mereka berdua dikerjai Mark untuk mengikuti gerakan Gangnam Style dan gaya Adam levine. Sontak kejadian itu mengundang tawa dan rasa iri yang melihat. Tidak lama berselang Jasad (Tebs stage) dan Andra and The Backbone (Dome Stage) tampil pada waktu bersamaan yaitu jam 23:00. Menjelang malam band lawas tahun 80-an yang masih sangat ditunggu-tunggu oleh para penggemarya Steelheart muncul sebagai penutup pada jam 23:45 hingga jam 01:00 dini hari. Meski diawal sempat mengalami gangguan pada sound system, band asala Connecticut, Amerika Serikat, itu tetap menyuguhkan musik hair metal yang apik dilengkapi dengan lengkingan suara Miljenko Matijevic.