The Temper Trap Obati Kerinduan Penggemarnya di Jakarta

18-05-2013 12:05:35 By Egon Saputra
img

Lama tidak bersua, The Temper Trap untuk kedua kalinya singgah di Jakarta. Lewat pergelaran Big Sound Festival 2013 (15/5/2013), band asal Melbourne, Australia itu sukses obati kerinduan penggemarnya.

Bersama grup besar lainnya seperti Van She, Tegan and Sara dan Blur, The Temper Trap mengajak para penonton flashback ke tahun 2010 saat band yang digawangi Dougy Mandagi, Jonathon Aherne, Toby Dundas, Lorenzo Silltto dan Joseph Greer menggelar tour 3 kota di Indonesia yaitu Bali, Bandung dan Jakarta.

Band beraliran alternative rock tersebut, selama 1,5 jam berhasil memukau fansnya yang sudah memadati Lapangan D, Senayan. Sang Vokalis, Dougy, yang juga berdarah Indonesia (Manado) pastinya membuat kebanggan tersendiri bagi para fans. Bisa dibilang, Dougy merupakan satu-satunya orang Indonesia yang membentuk sebuah band dengan skala internasional. Lagu-lagu mereka telah tampil dalam soundtrack video game FIFA 10, PES 2011 dan Rugby 08.

Big Sound Festival 2013 pun dibuka oleh penampilan trio Australia Van She dan si Kembar asal Kanada, Tegan and Sara. Sekitar pukul 19:45 WIB, baru lah The Temper Trap naik pentas. ‘Love Lost’ menjadi pembuka penampilan mereka malam itu. “Jakarta, udah lama gak ketemu nih” sapa Dougy dengan fasihnya berbahasa Indonesia kemudian diikuti lagu “Fader” sebagai lagu kedua. The Temper Trap juga membawakan “Trembling Hands”, “Have it All”, “Science of Fear” dan “This Isn’t Happiness”.

Beberapa kali, Dougy kerap membangun komunikasi dengan penontonnya. Karena kali ini bahasa bukan jadi tembok penghalang bagi Dougy untuk berinteraksi dengan penonton. “Ehhhhh penonton” Ucap Dougy dengan logat Betawi. Teknik vokal yang tinggi dengan falsetto khas Dougy, acapkali mengundang applause dan keriuhan dari penonton. Jelang pukul 9 malam, mereka  pun menunjukkan atraksi skill mereka. Sesi jamming yang bener-bener epik pun dihadirkan, Dougy memainkan big drum yang diberi air di bagian snare-nya sehingga menimbulkan efek yang begitu epik. “Let’s sing it, Jakarta” menjadi pembuka lagu terakhir “Sweet Disposition” yang juga tampil dalam teaser trailer film (500) days of summer. Koor massal pun terdengar dari seluruh penjuru Lapangan D, Senayan.