Konser Blur Jakarta: Raksasa Britpop yang Selalu Dinanti

18-05-2013 07:05:30 By Egon Saputra
img

Setelah rampung dengan Road To Big Sound Festival 2013, kini tiba diacara puncak dari gelaran pertama Big Sound Festival 2013. Berkat Dyandra Entertainment, nama-nama seperti Van She, Tegan and Sara, The Temper Trap serta Blur dapat “ditarik” ke festival yang diselenggarakan 15 Mei 2013 lalu ini.

Yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba dan merupakan penampil terakhir dari Big Sound Festival 2013. Pukul 21:00 WIB, Blur naik ke “Mimbar”. Spontan ribuan jamaah britpop histeris saat melihat Damon Albarn dkk memasuki teritorialnya. Rasanya seperti mimpi bisa melihat Alex James (Bass), Damon Albarn (Vokal), Graham Coxon (Gitar) dan Dave Rowntree (Drum) berdiri di depan mata, mengingat bahwa mereka adalah pionir dalam pembentukan scene britpop. Sehingga tak heran kedatangan mereka kesini seolah ingin menyampaikan wahyu kepada para fans yang telah menunggu cukup lama.

“Good evening, wondeful to be here. 24 years and we are here” Teriak Damon sembari memperhatikan wajah fansnya satu persatu. Ibadah pun dimulai, ‘Girls and Boys’ mulai dikumandangkan. Single pertama dari album Parklife (1994) ini menyerukan kepada penonton untuk ikut bernyanyi bersama. Damon yang hanya mengenakan kaos serta balutan jaket dan celana jeans rasanya sengaja menunjukan identitas sebagai anak London, begitu pula dengan Alex dan Graham yang memiliki style-nya sendiri. Setelah lagu pertama kemudian disusul ‘Popscene’, ‘There’s No Other Way’, ‘Badhead’, ‘Bettlebum’, ‘Out of Time’ dan ‘Trimm Trabb’. Tak mau kalah heboh dengan para penggemarnya, sejak konser dimulai Damon sudah beberapa kali menyiramkan air mineral ke barisan penonton bagian depan dan ke arah wartawan foto. Meski sudah menginjak kepala 4, aksi Damon tetap enerjik  dan atraktif.

Masuk ke lagu ‘Caramel’, Damon memainkan sebuah synth yang diiringi efek gitar Graham. Koor penonton pun menjadi backsound di lagu tersebut. Mengambil dari album ke 13, ‘Coffee & TV’ kembali membelah memecah kesunyian Rabu malam. Masih dari album yang sama, Blur membawakan dengan apik lagu ‘Tender’ yang kembali mengundang koor massal. Ingin lebih dekat dengan penggemar, Damon memutuskan turun ke panggung dan menyalami penonton saat ‘Country House’ dibawakan. Kemudian diteruskan oleh sejumlah tembang populer Blur lainnya seperti ‘Parklife’, ‘End of Century’, ‘Death of a Party’ hingga ‘This is A Low’ yang dibawakan begitu khidmat. “Thank you so much” Ujar Damon sambil berjalan meninggalkan panggung.

15 lagu yang sudah dibawakan Blur, sepertinya masih membuat  ibadah para penonton kurang khusyuk. Mereka enggan beranjak dari saf dan meneriakan “We want more.. we want more..”. Tak lama berselang Blur kembali ke panggung. Sesuai dengan backdrop mereka malam itu, ‘Under The Westway’ yang dimainkan Damon dengan menggunakan piano. Suasana pun berubah menjadi haru yang lalu disusul ‘For Tomorrow’ dan ‘The Universe’. Didaulat sebagai lagu terakhir, ‘Song 2’ membuat atmosfir Senayan semakin pecah. “You’re my inspiration tonight, fantastic" Ujar Damon menjelang turun mimbar.

Meski beberapa kali tata suara tidak mendukung, namun penantian panjang berpuluh-puluh tahun Jamaah Britpop Tanah Air terbayarkan sudah. Layaknya doa yang dikabulkan sang Pencipta, menjadi kado terindah buat mereka.