Lifestyle vs Wealthstyle

09-05-2013 02:05:19 By Budi Raharjo
img

Sebut saja dua orang anak yang bersahabat cukup lama yaitu A dan B. Kedua anak ini besar dalam satu lingkungan yang sama dan daerah yang sama. Waktu demi waktu mereka tumbuh besar dan menjadi dewasa kemudian bekerja. Mereka bekerja di bidang yang sama, mereka menjadi seorang profesional di dunia yang sama. Hanya saja ada sebuah perbedaan kebiasaan yang dimiliki antara A dan B dalam mengelola pendapatan mereka. A selalu berpenampilan mengagumkan, tampil mengesankan, terlihat seperti sosok orang yang berhasil, berpakaian mahal dan selalu menghabiskan pendapatannya untuk kesenangan dan kehidupan masa kini. Orang yang melihatnya akan berpikir dia adalah sosok orang sukses dan berhasil dalam karirnya karena penampilannya yang mengagumkan. Filosofi hidupnya adalah jangan khawatirkan hari esok, nikmati hari ini, hari esok akan datang dengan sendirinya. Hadiah dan kenikmatan hari ini akan menjadikan kita bersemangat dalam menikmati hidup. So just enjoy.. B adalah orang yang berbeda. Dia adalah orang yang selalu mengantisipasi perubahan. B menyadari bahwa pendapatan yang dia miliki saat ini tidak abadi, ada sebuah masa dimana akhirnya kekuatan, energi dan kesehatannya tidak memungkinkan lagi baginya untuk bekerja keras menghasilkan uang. Dia harus memiliki rencana sebelum waktu itu datang. Filosofi hidupnya adalah manfaatkan sehatmu sebelum sakitmu, manfaatkan kayamu sebelum miskinmu, dan manfaatkan kekuatanmu sebelum lemahmu. B merencanakan untuk menyisihkan sebagian penghasilannya untuk menciptakan mesin uang, yaitu harta produktif yang terus menghasilkan. Sedikit demi sedikit uangnya dikumpulkan untuk membeli aset yang menghasilkan. Dia menunda kesenangan saat ini agar dapat hidup sejahtera menikmati hari tua. A dan B adalah orang yang bersemangat dalam bekerja, mereka bekerja keras dan berprestasi dalam keidupannya. Satu hal yang membedakan adalah A fokus kepada lifestyle dan gaya hidup, sedangkan B fokus kepada wealthstyle. A fokus kepada bagaimana penghasilannya akan membuatnya dia terlihat sukses sedangkan B fokus kepada bagaimana penghasilannya sekarang bisa berkembang dan terus menghasilkan secara otomatis. B menciptakan langkah-langkah dan upayanya untuk meraihnya. Siapa yang akhirnya siap untuk menghadapi masa depan? Lifestyle atau wealthstyle?