Financial Quick Tips: Ketika Hutang Kartu Kredit Melilit

30-03-2013 02:03:51 By Budi Raharjo
img

Hampir semua orang di kota besar di Indonesia saat ini memiliki kartu kredit. Mungkin instrumen hutang yang satu ini adalah salah satu instrumen hutang yang paling pertama dikenal dan merupakan pengalaman pertama berhutang oleh kebanyakan generasi sekarang jika dibandingkan generasi dulu. Instrumen hutang yang satu ini memiliki kelebihan dalam fleksibilitas penggunaan serta pembayaran. Jika jaman dulu orang kebanyakan belajar berhutang karena untuk kebutuhan dasar seperti membeli rumah, generasi sekarang dengan menggunakan kartu kredit dapat menggunakan hutang hampir untuk berbagai kebutuhan dan keinginan. Sebut saja mulai dari membeli kendaraan, mengisi rumah, membeli peralatan elektronik dan lain sebagainya. Yang mungkin sedikit mengkhawatirkan adalah akhirnya banyak konsumsi hutang yang tidak perlu karena seolah-olah kita bisa berhutang kapan saja, dimana saja untuk keperluan apa saja (baik kesenangan yang tidak perlu hingga kebutuhan pribadi). Bahkan beberapa orang kehilangan kendali keuangan karena terlalu agresif menggunakan instrumen hutang ini. Salah satu tanda-tanda seseorang telah berada dalam kondisi hutang kartu kredit yang mengkhawatirkan adalah hanya mampu membayar tagihan kartu kredit minimum dari saldo hutang yang tertagih. Jika salah satu tujuan keuangan kamu saat ini adalah membebaskan diri dari jeratan hutang kartu kredit. Maka, berikut adalah tips bagaimana mengatasi dan menyelesaikan hutang kartu kredit. Berhenti Menggunakan Stop penggunaan kartu kredit. Langkah pertama ini adalah langkah penting agar kamu tidak semakin terjerumus dalam hutang yang semakin dalam. Mayoritas hutang kartu kredit yang tidak terlunasi adalah untuk konsumsi kesenangan dibandingkan kebutuhan. Itu artinya sejak awal penggunaan kartu kredit lebih kepada emotional buying. Jika hal ini penyebab utamanya, terapi berhenti menggunakan kartu kredit adalah cara terbaik dan paling tepat untuk menghentikannya. Jika perlu, gunting kartu kredit kamu setelah menyimpan nomornya. Untuk keluar dari hutang kartu kredit kamu harus memiliki komitmen yang kuat. Bayar Semaksimal Mungkin Ingat, ketika kamu berhutang ada konsekuensi logis yang otomatis kamu pikul, yaitu membayar berikut bunganya. Sesungguhnya ketika kamu berhutang menggunakan kartu kredit kamu mengambil potensi penghasilan masa depan kamu. Bayar semaksimal mungkin agar segera selesai. Terkadang mungkin kamu perlu melupakan menabung untuk sementara waktu. Fokus kepada bebas hutang. Jika memungkinkan untuk memindahkan hutang kartu kredit kamu kepada instrumen hutang yang lebih rendah bunganya, lakukan saja. Membayar Kartu Kredit yang Berbunga Tinggi Terlebih Dahulu Jika ternyata kamu memiliki banyak kartu kredit sedangkan kapasitas pelunasan terbatas. Fokuslah untuk menyelesaikan hutang kartu kredit dengan bunga tertinggi terlebih dahulu. Biarkan kartu kredit lainnya dalam pembayaran minimal. Setelah lunas, kemudian lanjutkan proses yang sama kepada kartu kredit berbunga tertinggi berikutnya. Lanjutkan proses ini hingga akhirnya selesai seluruh hutang kartu kredit kamu. Kamu harus bersabar dan tetap konsisten melakukannya demi masa depan kamu. Selamat mencoba. Be smart with your money!