Alcoholics Bar & Grill: The Only Place Where You Can Eat Alcohol

07-02-2013 03:02:18 By Egon Saputra
img

Seberapa banyak persentase orang yang mengkonsumsi alkohol di Indonesia? Jawabannya pasti sangat sedikit dibanding dengan masyarakat Republik Zech yang dikenal sebagai masyarakat paling konsumtif di dunia terhadap alkohol. Rata-rata per orang di negara Zech bisa menghabiskan 8 botol bir selama seminggu. Kini Selatan Jakarta memiliki sebuah tempat hang out yang menyediakan makanan dan minuman khusus bagi pecinta alkohol. Sejak 28 April 2012, tempat hangout baru yang dinamakan Alcoholics Bar & Grill yang dimiliki oleh sepasang suami istri ini berhasil menarik beberapa perhatian media. Kegemarannya dalam memasak, Patrick dan Judith Gunadi akhirnya memutuskan untuk menekuni hobi mereka lebih dalam dibantu dua teman mereka, Wijo Sugarda dan Steinly Atmanegara.

Interior

Alcoholics Bar & Grill memiliki 3 lantai dengan ornamen bangunan minimalis sedikit sentuhan klasik ala Eropa. Hal pertama yang dirasakan saat pertama kali masuk ke tempat ini adalah atmosfir yang memang di-setting sebagaimana pada bar biasanya. Lalu pengunjung disambut meja kasir, open kitchen, serta bar yang penuh oleh koleksi botol-botol Alkohol. Terdapat pula beberapa set meja dan kursi berwarna putih-hitam. Meski memiliki 3 lantai, namun hanya lantai satu dan dua yang digunakan sebagai tempat para pengunjung untuk menikmati minuman dan makanan mereka. Alcoholics ternyata memiliki sebuah basement, bukan sebuah basement parkiran melainkan basement toilet. Sekilas dekorasinya mirip dengan bar-bar di Belanda pada umumnya yang membangun basement untuk toilet. Menuju lantai 2, pengunjung langsung disambut sama 1 DJ set dan tv yang kadang sering digunakan pengunjung untuk nobar pertandingan bola. Ruangannya lebih lapang dibanding di bawah, desain interior didominasi dinding bata berwarna putih dikombinasikan dengan beberapa ornamen hitam serta metal. satu buah meja putih panjang sepertinya sengaja disediakan buat pengunjung yang hanya ingin ngemil dan minum-minum saja. Selain itu, tujuh meja makan persegi disediakan, tinggal pengunjung memilih mau di kursi kayu atau sofa. Dua lantai dengan ruang tidak terlalu luas sekali, mungkin memang dimaksudkan agar para penikmat alkohol yang datang bersama teman, keluarga maupun pasangan bisa mendapatkan suasana lebih intim. Alcoholics lebih tepat bagi orang yang paham betul dengan cita rasa alkohol serta ingin mencari sensasi baru dalam pengalaman menikmati alkohol.

Food and Beverages

Hampir 98 % makanan yang disajikan oleh Alcoholics Bar & Grill dimasak menggunakan alkohol. Seperti Margarita Chicken Wings, sebelum dimasak 8 potong chicken wings direndam di dalam beer sampai meresap ke dalam wings. Kemudian digoreng dan dituang dengan sour margarita sauce. Nama setiap menu yang ditawarkan pun cukup unik. Sebut saja, Aussie Dogs, Creme Brule Brandy, Salmon Tartar dan Beer Can Chicken. Sepotong ayam besar bernama Beer Can Chicken sepetinya patut dicoba. Pasalnya ayam dengan tubuh utuh (tanpa kepala dan ceker) ini membutuhkan waktu 90 menit untuk proses sampai bisa dinikmati. Lebih uniknya lagi setelah dimasak, ayamnya diletakkan di atas kaleng bekas bir bintang berisi bir yang sudah dipanaskan. Masa-masa PDKT memang sangat menyenangkan, jangan sampai masa-masa itu rusak karena habbit kamu saat makan. Nah, Guinness Mini Burger bisa jadi solusinya. Dengan ukurannya yang mini, kalian tidak perlu takut terlihat lahap oleh gebetannya saat makan burger pada ukuran normal. Kalian pun bisa memilih ingin memakai campuran apa dalam makanannya; Beer, Guinness, Whiskey, Rum, Vodka, Tequila, Champagne, Gin Grand Marnier, Kahlua, Tia Maria dan banyak alkohol lezat lainnya. Alkohol yang digunakan sebagai bahan campuran menu-menu di Alcoholics, tidak akan menimbulkan rasa mabuk saat dikonsumsi karena alkohol dalam makanan tersebut sudah menguap akibat panas saat proses memasak. French Fries, jus, ice tea dan soft drinks adalah menu-menu yang tidak memakai campuran alkohol. Jl. Kemang Raya No 72