Do Your Financial Check!

26-12-2012 11:12:21 By Budi Raharjo
img

Beberapa hari lagi tahun 2012 akan berakhir. Kita akan menyongsong hari baru dan tahun baru 2013. Saya rasa sekarang adalah saat yang tepat bagi kita untuk mengevaluasi keputusan-keputusan keuangan kita di tahun 2012. Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memeriksa kondisi keuangan kita tahun ini.

1. Periksa Nilai Aset Kamu

Coba catat dan lihat aset-aset apa saja yang sudah kamu peroleh di tahun 2012 ini atau tahun-tahun sebelumnya. Barang-barang apa saja yang kamu beli dan berapa nilai pasarnya saat ini. Apakah harganya sekarang lebih tinggi atau lebih rendah daripada ketika kamu membelinya? Dengan mengamati nilainya sekarang akan menciptakan kesadaran bagi kita apakah aset yang kita beli itu akan membuat kita menjadi lebih kaya dan sejahtera atau tidak. Apakah akan mengkontribusi ke dalam pendapatan atau justru menciptakan pengeluaran-pengeluaran lain yang tidak perlu. Caranya mudah, perhatikan saja semua barang-barang kamu dan berapa nilainya jika dijual atau nilai pasarnya jika ada. Jangan lupa mencatat nilai tabungan kamu, investasi kamu baik itu dalam bentuk aset riil (rumah, tanah, logam mulia) maupun aset finansial (saham, reksadana ataupun nilai tunai asuransi).

2. Periksa Hutang-hutang Kamu

Yang selanjutnya adalah memeriksa hutang-hutang yang dimiliki. Yang perlu kamu periksa adalah sisa saldo hutang yang kamu miliki saat ini. Periksa tingkat bunga dari masing-masing hutang serta kapan hutang itu akan berakhir. Hati-hati dengan hutang berbunga tinggi dan pembayaran fleksibel seperti kartu kredit, berdisiplinlah membayarnya tepat waktu agar tidak terkenal penalti dan denda dan pastikan membayarnya di atas pembayaran minimum. Jangan lupa memeriksa total cicilan hutang kamu, nilai total cicilan hutang-hutang kamu perbulan harus di bawah 30% dari total pendapatan kamu untuk mencerminkan hutang yang sehat. Berhutanglah dengan bijak dan sehat.

3. Periksa Pertumbuhan Investasi Kamu

Kamu berinvestasi? Berapa nilai investasi kamu tahun ini? Berapa tingkat pertumbuhannya selama setahun? Sudah selayaknya jika kamu berinvestasi seharusnya kamu meraih keuntungan minimal di atas inflasi rata-rata tahunan. Jika kamu tidak meraihnya, coba periksa keputusan investasi sebelumnya, apakah kamu sudah meletakkan keranjang investasi sesuai dengan kondisi ekonomi saat ini, jika tidak apakah ke depan kamu perlu mengevaluasi alokasi aset investasi.

4. Catat Asuransi yang Sudah Kamu Miliki

Membeli asuransi adalah teknik untuk melakukan manajemen resiko dalam keuangan kamu. Mengantisipasi pengeluaran tak terduga yang mungkin terjadi karena resiko kesehatan, kerusakan atau bencana alam. Catat kembali asuransi kamu, lihat polis asuransi mana yang masih aktif dan mana yang tidak, perhatikan tingkat proteksi dari asuransi kamu apakah masih memadai atau tidak. Misalnya polis asuransi rumah, seringkali kita lalai dalam mengevaluasi nilai pertanggungan atas polis asuransi rumah. Sebagaimana kita tahu nilai pertanggungannya seharusnya diasumsikan dengan seberapa besar biaya yang harus kita tanggung jika kita harus membangun rumah itu kembali. Problemnya setiap tahun nilai ini akan naik terus menerus sesuai dengan inflasi. Sesuaikan nilai pertanggungannya agar manfaat asuransi kamu maksimal di masa yang akan datang.

5. Bandingkan dengan Tahun Sebelumya

Setelah kamu mencatat semua hal tersebut, bandingkan semua catatan tersebut dengan tahun lalu. Apakah ada perubahan? Apakah nilai perubahannya positif atau negatif? Apakah ada yang perlu disesuaikan dengan nilai pertanggungan asuransi kamu? Apakah kamu sudah melakukan strategi aset alokasi investasi yang tepat? Apakah kamu sudah mempersiapkan dana darurat? Jadikan catatan keuangan kamu rapih dan tertata dengan baik sehingga memudahkan kamu untuk memonitor kondisi keuangan kamu setiap tahunnya. Selamat mencoba. Be smart with your money!