Malam Anugerah ICEMA 2012

01-12-2012 05:12:57 By Desca A. Yudha
img

Acara malam anugerah ICEMA 2012, sebetulnya tidak jauh berbeda dengan ajang penghargaan musik mainstream lainnya. Dari segi kepopuleran, jelas ICEMA kalah megah. Tapi yang seru adalah, kita tidak bisa menebak dengan pasti siapa pemenangnya. “Kalau yang mainstream, kita tahu yang juara pasti itu”, kata Denny Sakrie, pengamat musik dan juri ICEMA 2012. Misalnya, pada kategori best jazz. Di kategori itu, nama Indra Lesmana dan proyek musik terbarunya LLw, masuk ke dalam nominasi. Jika dilihat dari pengalaman dalam bermusik selama ini, pasti kita menebak Indra Lesmana adalah pemenangnya. Tapi nyatanya, yang menjadi pemenang adalah grup bernama Tomorrow People Ensemble. Berbeda dari mekanisme penjurian ICEMA di tahun 2010, kali ini dewan juri memilih langsung 15 karya terbaik per kategori, dalam voting tertutup. Sedangkan pada kategori favorit, publik masih diberi kesempatan untuk ikut memilih pemenangnya dengan cara voting melalui website ICEMA. Total, ada 26 piala yang diberikan kepada para pemenang dari 22 kategori, pada Rabu malam (28/11), di Rolling Stone Café, Jakarta. Sebelum acara pengumuman pemenang, di area halaman depan Rolling Stone Café digelar acara red carpet. Walaupun petang itu, musisi yang diundang datang terlambat. Tapi bukan berarti mengurangi keseruan acara. Para musisi yang difoto oleh wartawan, kerap memasang pose dan aksi yang konyol. Tawa pun mengakrabkan suasana di red carpet. Acara pengumuman pemenang di ajang ICEMA 2012, akhirnya dimulai terlambat sekitar 45 menit dari jadwal. Area panggung pertunjukan lalu diramaikan dengan personel grup Karinding Attack, yang menampilkan permainan musik tradisional asal bumi parahyangan. Permainan karinding dan alat musik tradisional lainnya, diharmonisasikan dengan musik death metal. Suara vokal yang garang dengan nada rendah itu, meneriakkan lirik-lirik lagu dengan latar musik yang terasa agak mistis. Selain Karinding Attack, penonton juga dihibur dengan pertunjukan musik dari grup band lainnya yang menampilkan keberagaman musik Indonesia. Seperti, High Time Rebellion, BRNDLS, Barry Likumahuwa Project, Teman Sebangku, The Experience Brothers dan lain-lain. Menurut Denny Sakrie, ketika karya musisi diapresiasi oleh masyarakat maka itulah, anugerah dalam arti sebenarnya. Melalui ajang penghargaan musik cutting-edge di ICEMA, musisi bisa lebih dikenal masyarakat dan karyanya bisa diapresiasi di Indonesia. Berikut para pemenang dalam ajang ICEMA 2012 : 1. Best Death Metal Song : Deadsquad – Patriot Moral Prematur 2. Best Electronic Song : Dubyouth – Bombassu 3. Best Hip Hop Song : Ki Jarot (Jogja Hip Hop Foundation) – Jogja Istimewa 4. Best Folk / Singer-Songwriter Song : Sir Dandy – Jakarta Motor City 5. Best Indie Pop Song : White Shoes and The Couples Company – Matahari 6. Best Indie Rock Song : BRNDLS – Awas Polizei! 7. Best Jazz Song : Tomorrow People Ensemble – Mr. Heep 8. Best Metal : Rajasinga – Rajagnaruk 9. Best Noise / Experimental Song : Sungsang Lebam Telak - Semburan Diare Langsung Ke Lidah yang Telah Terpatahkan Oleh Teori Usang Tata- Titi Bersepeda 10. Best Post-Rock Song : Marche La Void – Silent War 11. Best Punk/Hardcore/Post-Hardcore Song: Milisi Kecoa – Ini Bukan Arab, Bung! 12. Best Reggae/Ska/Rocksteady Song : Ras Muhamad & Daddy T – Prosa Tinju Lima Jari 13. Best Rock/Hard Rock Song : Komunal – Gemuruh Musik Pertiwi 14. Best Soul/R&B Song : Jemima – Paradise 15. Best World Music Song : Karinding Attack – Hampura, Ema 16. Best Album ICEMA 2012 : Komunal – Gemuruh Musik Pertiwi 17. Best New Comer : Payung Teduh 18. Lifetime Achievement ICEMA 2012 : Harry Roesli 19. Favorite Song : Burgerkill – House Of Greed 20. Favorite Group, Band or Duo : Sentimental Moods 21. Favorite Solo Artist : Sir Dandy 22. Favorite New Comers : Fuentes, Mesa Sinaga, A.F.F.E.N, Mooikite, Bvrtan Photos: Egon Saputra