JakJazz 2012 : Presentasi Musik Modern Jazz Dari LLw

24-10-2012 12:10:54 By Desca A. Yudha
img

Indra Lesmana bersama Barry Likumahuwa (bass), Rafi (drum) dan Kyriz (rapper) yang tergabung dalam LLw memukau penonton dengan aransemen musik yang segar dan atraksi permainan musik yang energik, pada minggu malam (22/10), di panggung outdoor Djarum Super Mild Jakarta International Jazz Festival 2012 (JakJazz 2012). JakJazz yang merupakan pelopor festival musik jazz internasional di Indonesia, kini hadir kembali dengan konsep yang lebih segar, dan dapat dinikmati oleh penonton dengan segmentasi yang lebih luas, mulai dari remaja, dewasa sampai orang tua. Kehadiran LLw dengan warna musik jazz yang bisa disebut dengan istilah modern jazz, itu menjadi magnet bagi kaum muda untuk hadir di JakJazz 2012. LLw yang sebelumnya sudah pernah tampil di Java Jazz Festival, sekarang memiliki formasi baru. Rafi didaulat untuk menggantikan Sandy Winarta pada drum, sedangkan Kyriz (boogieman) yang sebelumnya menjadi additional rapper, kini ikut bergabung dalam formasi LLw. Menjelang minggu malam, penonton memadati area stage 3. Bangku berbentuk persegi panjang yang terbuat dari besi dengan cat warna putih, itu sudah ramai diduduki penonton. Sebanyak 55 buah bangku dengan kapasitas 5 orang tiap unitnya, telah terisi sekitar 90%. Bahkan saat Indra Lesmana naik ke atas panggung dan mengajak penonton untuk berdiri mendekati panggung, area duduk pun terus dipenuhi penonton yang baru datang. LLw langsung membawakan 2 buah lagu instrumental secara medley, “Friday Call”, dan “Moon Over Asia” yang menghadirkan melodi piano dengan tune yang berulang-ulang dan mudah diingat. Di sela-sela pertunjukan, Indra Lesmana memanfaatkannya untuk berkomunikasi dengan penonton dan membocorkan proses pembuatan album kedua. “Kita lagi workshop untuk album kedua. Bukan instrumental musik, tapi juga ada vokal dan rap”, kata pria yang berpenampilan kasual dengan balutan kaus bergaris dan blazer, ini sembari tersenyum. Ia juga sempat menyapa gubernur DKI Jakarta terpilih, Joko Widodo. “Dukung Terus JakJazz”, katanya, sambil melirik ke arah Jokowi yang duduk di antara kerumunan penonton, bersama beberapa orang keamanan dari pihak penyelenggara. Di lagu-lagu berikutnya, Kyriz tampil di atas panggung untuk menampilkan aksinya sebagai rapper. Sesekali ia menunjukan kemahiran rap-nya dengan bersanding bersama irama beat dari drum yang dimainkan Rafi.  Sementara permainan bass dari Barry pun kian memikat perhatian penonton. Dentuman suara bass yang menghentak dan improvisasi permainan bass dengan tempo cepat, membuat penonton bertepuk tangan sambil berteriak. Seperti yang dilakukan oleh salah seorang penonton wanita yang berpakaian serba hitam di barisan depan. “wuuuh… keren…”, teriaknya sambil menepuk tangan di atas kepala. Selama pertunjukan itu, Indra Lesmana memainkan 4 alat musik, beberapa di antaranya dimainkan dalam waktu yang bersamaaan. Misalnya, saat tangan kanannya memainkan keyboard, tangan kirinya memainkan tuts piano. Keempat alat musik tersebut adalah Grand Piano, 2 buah keyboard dengan merek dan ukuran yang berbeda, dan sebuah synthesizer yang berada dekat dengan jangkauannya. Harmonisasi musik akustik (piano), elektronik (synthesizer), bass, drum dan rap menghasilkan sebuah nuansa musik jazz yang baru, tapi akrab di telinga penonton, khususnya kaum muda urban di Jakarta. Kemeriahan Hari Terkhir JakJazz 2012 Kemeriahan juga hadir di panggung pertunjukan musik Glen Fredly. Penyanyi pria papan atas Indonesia berdarah Ambon, itu tampil atraktif menghibur penonton di panggung yang sama dengan penampilan Indra Lesmana. Pembawaannya yang riang dan akrab dengan penonton, membuat suasana malam terakhir JakJazz 2012 lebih hidup. Penonton pun antusias untuk ikut bernyanyi bersama, seperti pada lagu “Cukup Sudah”. “Ini pertama kali saya main di JakJazz. Saya nonton JakJazz waktu saya kecil”, kata Glen, setelah menyanyikan lagu “Happy Sunday”, dengan aransemen musik baru di awal pertunjukan. Kali ini pria berkulit kelam yang mengenakan topi yang menjadi ciri khas-nya, itu menghadirkan nuansa jazz dengan irama pop, RnB dan elektronik. Pertunjukan musik dari Ireng Maulana All-Stars, juga menjadi penutup kemeriahan dari festival musik ini. Musisi senior jazz Indonesia, itu berkolaborasi dengan Afgan, Andien, Ermy Kulit, Mus Mujiono dan Margie Segers. Sementara hadirnya musisi internasional seperti Tetsuo Sakurai, Jeff Lorber Fusion, Curtis King dan Mezzoforte di JakJazz 2012, ikut meramaikan warna-warni musik jazz di Jakarta. Photos: Egon Saputra