Promosi Kebudayaan Indonesia Melalui Makanan

07-10-2012 04:10:07 By Desca A. Yudha
img

Salah satu cara untuk mempelajari kebudayaan suatu bangsa, bisa dilakukan dengan mencicipi makanan khasnya yang biasa dijajakan di pasar dan di pinggir jalanan. Dibalik kelezatan dan cita rasa unik setiap makanan khas tersebut terdapat warisan budaya berupa resep masakan yang terjaga dari dari generasi ke generasi.

William Wongso, seorang pakar kuliner tradisional Indonesia mengingatkan akan pentingnya menjaga kelestarian makanan tradisional, atau yang biasa kita kenal sebagai jajanan jalanan. “Street food (jajanan jalanan), merupakan cikal-bakal makanan (khas) suatu bangsa”, katanya kepada media dan undangan dalam acara Grand Opening Jakarta Culinary Festival 2012, di Grand Indonesia (4/10).

Menurutnya, para juru masak lokal harus bisa mengusai ciri khas makanan tradisional. Sehingga nantinya bisa menaikan kelas makanan Indonesia menjadi world cuisine, makanan dunia yang berkelas, dan memasukan nama Indonesia ke dalam tujuan wisata kuliner dunia.

Pria yang mengaku sering diundang mewakili Indonesia dalam berbagai forum kuliner di mancanegara, ini mengharapkan agar ada forum-forum yang secara khusus membahas mengenai makanan tradisional, agar dunia kuliner Indonesia tidak tergantung dengan dunia Barat.

Sementara pada kesempatan yang sama, chef Will Meyrick, yang sudah menetap di Bali untuk mengurusi restoran ternama dunia, Sarong dan Mama San, mengakui kecintaannya terhadap Indonesia. Walaupun tidak secara khusus memasak menu makanan khas Indonesia, seorang chef yang dijuluki sebagai “The Street Food Chef”, ini sudah mengunjungi berbagai daerah di Indonesia untuk mencicipi makanan khasnya, dan mempelajari cara memasaknya dengan penduduk lokal.

Ia juga menjelaskan, bahwa keragaman makanan khas yang ada di Indonesia bisa mempromosikan potensi wisata dan kebudayaan Indonesia di mata dunia Internasional.

Di tahun 2011, rendang dan nasi goreng yang berhasil masuk ke dalam daftar makanan terlezat dunia versi CNN, sebetulnya sudah membatu mengangkat makanan khas Indonesia di mata asing. Namun, upaya untuk mempromosikan kebudayaan lewat makanan harus dilakukan lebih giat lagi, baik dari pihak pemerintah maupun masyarakatnya sendiri.