International Franchise License & Business Concept Expo

26-05-2012 02:05:12 By Muhammad Ishlah Alfath
img

Sebagai pasar konsumen terbesar di kawasan ASEAN, Indonesia membutuhkan banyak sekali wirausaha guna melayani perkembangan kebutuhan pasar yang terus tumbuh positif seiring bertambahnya populasi masyarakat kelas menengah (middle-class) di Indonesia. Meningat jumlah wirausaha di Indonesia masih berkisar di angka 2% atau jauh di bawah Singapura dan negara-negara lain, pemerintah melalui berbagai kementerian dan lembaga serta BUMN telah menyelenggarakan berbagai kegiatan bertujuan menumbuhkan generasi wirausaha baru dan menargetkan pencapaian 5% pada tahun 2050. Untuk akselerasi pertumbuhan wirausaha baru juga dibutuhkan sinergi Pemerintah – Swasta melalui berbagai bentuk kegiatan edukasi dan bisnis. Selaras dengan upaya percepatan pertumbuhan wirausaha baru di Indonesia, maka PT. Debindo Mitra Dyantama (DMD) bersama Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) kembali menyelenggarakan International Franchise License & Business Concept Expo & Conference (IFRA) 2012 di Jakarta Convention Center, 1 – 3 Juni 2012. Selain diikuti oleh para pewaralaba dan pemilik lisensi (Business Opportunity/Concept) dari dalam negeri, IFRA 2012 juga menampilkan sejumlah pewaralaba mancanegara termasuk Malaysia, Singapura dan Filipina. Berbeda dengan pameran biasa yang hanya menampilkan produk, seluruh peserta IFRA 2012 juga telah menyiapkan proposal kemitraan investasi bisnis, dengan dibantu oleh IB Perbankan Syariah, untuk dipresentasikan secara langsung kepada para pengunjung dan memberikan penjelasan kepada calon mitra bisnis tentang kinerja usaha, proses produksi dan pemasaran, serta prospek penjualan produk ke depan. Dengan demikian para pengunjung dapat memperoleh gambaran jelas terhadap sistem kerjasama dan kalkulasi investasi serta proyeksi pendapatan dari bidang usaha yang diminatinya. Sebagai kelanjutan dari seri penyelenggaraan IFRA sejak tahun 2006, dan dengan trend kepesertaan yang terus meningkat, IFRA  2012 diikuti oleh sebanyak 283 peserta dari dalam dan luar negeri. Diantara sektor usaha yang ditawarkan adalah Makanan & Minuman, Produk Kecantikan dan Perawatan Tubuh, Pendidikan, Kursus & Pelatihan, Otomotif dll. Setiap prospektus bisnis yang ditawarkan sudah dilengkapi paket pelatihan operasional mengikuti standar dan prosedur yang telah dipraktekkan oleh pewaralaba. Dalam beberapa tahun terakhir, sebagaimana dicatat oleh Kementerian Perdagangan, menunjukkan tingkat pertumbuhan di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional, utamanya karena sistem waralaba memberikan kemudahan bagi para calon wirausaha untuk membuka usaha baru yang telah terbukti sukses dijalankan oleh pemegang merek dan lisensi.