Sanubari Jakarta - Omnibus Percintaan LGBT

10-04-2012 05:04:03 By Egon Saputra
img

Lola Amaria, mungkin nama ini sudah tidak asing lagi di telinga kita. Lola Amaria salah satu sineas Minggu Pagi di Victoria Park ini akan merilis film teranyarnya di tahun 2012 ini yang bertajuk Sanubari Jakarta. Kali ini, Lola mengangkat genre drama percintaan dengan kemasan film omnibus , yakni menggabungkan beberapa cerita pendek ke dalam satu film. Cinta yang akan ditampilkan Lola pada film ini adalah mengenai hubungan percintaan kaum urban kota metropolitan. Lola mengemas cinta menjadi sesuatu yang paling sederhana. "Kalau ada cinta, kita bisa melakukan apa saja," ujar Lola. Saat ini di Indonesia, pandangan terhadap perbedaan orientasi seksual dan identitas gender masih sangat tabu dan kerap menjadi hal kontroversial berkepanjangan. Hal itu disebabkan karena secara umum hubungan yang dianggap normal hanyalah hubungan antara laki-laki dan perempuan. Meskipun pro-kontra bermunculan dalam masyarakat, namun kaum LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender)  tetap ada dan berhak hidup di tengah-tengah masyarakat. Mereka semestinya tumbuh layak seperti manusia yang lain, mereka dilahirkan dan dibesarkan di dalam keluarga sama seperti orang lain. Karenanya mereka layak untuk hidup, memperoleh pendidikan, dijauhkan dari rasa takut, memperoleh perlakuan hukum yang adil dan setara, mendapatkan pekerjaan tanpa diskriminasi. 10 kisah terangkai dalam sebuah kota bernama Jakarta, dengan 10 sudut pandang dari para tiap sutradara, kisah-kisah ini kemudian merangkai cinta dalam setiap tokoh yang ada didalamnya. Banyak kisah cinta terangkai, meski semua kadang tak terlihat di Jakarta.beragam judul  film terangkai  dalam Sanubari Jakarta, mereka adalah 1/2, Malam Ini Aku Cantik, Lumba-Lumba, Terhubung, Kentang, Menunggu Warna, Pembalut, Topeng Srikandi, Untuk A dan Kotak Coklat. Kisah-kisah ini bercerita tentang banyak manusia dan cintanya.. Masing-masing film tersebut berdurasi 10 menit. Seluruh naskah ditulis dengan apik oleh Laila 'Lele' Nurazizah. Dengan para pemain : Gesata Stella, Agastya Kandou, Reva Marchellin, Timothy Hendry Munthe, Pevita Pearce, Reuben Elishama Hadju, Irfan Guchi, Miea Kusuma, Hernaz Patria, Filippo, Arswendy Nasution, Jefan, Tata Trianti, Herfiza Novianty, Intan, Deddy Cobuzier, Permatasari Harahap, Albert Halim, Illfie, Rangga Djoned, Raditya, Gia Partawinata, Alviano, Haffez Ali, Dinda Kanya Dewi, Dimas Hary CSP, Ruth Pakpahan, Bemby Putuanda, Belvany, Ajeng Sardi, Kiki Machina, Raina, Ence Bagus. Lalu bagaimana semua cerita ini berjalan pada kisahnya masing-masing? Dan bagaimana mereka yang saling mencintai hidup di Sanubari Jakarta? Tunggu ceritanya pada 12 april 2012 di bioskop-bioskop seluruh Indonesia. Egon Saputra